Pindah Komisi, AHP Minta Maaf, Kuota Beasiswa PIP dan KIP Kuliah Tidak Lagi Ideal

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 18 Februari 2025 - 14:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 13,370 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira

Saat menyerahkan sertifikat KIP Kuliah Aspirasi di Unipa Maumere dan Stikes Santa Elisabeth, Sabtu pekan lalu, AHP menyampaikan secara terbuka posisi politiknya pada Periode 2024-2029.

“Saya sudah di Komisi XIII, jadi tidak lagi berurusan dengan PIP dan KIP Kuliah. Tapi saya akan terus berjuang supaya pelajar dan mahasiswa dapat beasiswa. Mungkin tidak bisa banyak, minta maaf, kuotanya pasti berkurang,” ungkap AHP.

Dinamika politik yang dialami AHP rupanya sudah diketahui banyak pelajar dan mahasiswa. AHP mengaku sedih juga ketika banyak yang menanyakan nasib mereka terkait peluang untuk mendapatkan PIP Aspirasi dan KIP Kuliah Aspirasi setelah AHP tidak lagi di Komisi X.

“Jujur saya kadang-kadang sedih juga setiap hari ada yang tanya ini bagaimana, saya harap mudah-mudahan ke depan ada perubahan, kalau bisa kembali ke Komisi X lebih baik, kalau tidak pun saya akan komunikasikan dengan kawan-kawan di Komisi X,” ujar dia.

Baca Juga :  Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Selain pindah komisi, AHP juga menyinggung peluang PIP dan KIP Kuliah di tengah rencana pemangkasan anggaran oleh Presiden Prabowo Subianto. Menurut Mendikti, kata dia,  banyak juga pemotongan anggaran dan pengurangan anggaran di bidang pendidikan tinggi.

“Sehingga apakah ini akan berpengaruh pada KIP Kuliah, termasuk KIP Kuliah Aspirasi, kita belum tahu persis, nanti kita lihat kembali saat pembahasan bersama penerintah,” ujar dia.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru