Bupati Sikka lalu mengingatkan disiplin dan etos kerja kepada semua ASN. Dia mengatakan pimpinan politik bisa silih berganti setiap 5 tahun, tetapi janji dan sumpah jabatan sebagai birokrat tetap melekat dalam tugas dan pengabdian, termasuk disiplin dan etos kerja.
“Saya ingin menekankan hal ini, meskipun terkesan sederhana dan remeh temeh,” ungkap dia.
Tidak berhenti di situ, Bupati Sikka yang masih berusia muda itu lalu menantang tingkat disipliner dengan semua ASN.
“Usia saya boleh muda, Bapa Mama boleh lebih senior, soal disiplin tepat waktu, bersama saya dan Pa Wakil jangan coba main api, jangan coba main air. Saya pastikan, saya kasih tenggelam, saya pastikan, saya kasih hangus,” tegas dia.
Bupati Sikka lalu menegaskan agar setiap kali apel kekuatan harus dilakukan absensi. Bila perlu, tambah dia, ASN yang datang terlambat jangan ikut bergabung bersama barisan ASN yang mengikuti apel sejak awal.
Bupati Sikka mengaku mendengar banyak informasi tentang indisipliner ASN. Dia menyebut misalnya informasi ASN masuk kerja seminggu sekali, dan ASN yang masuk kantor pukul 08.00 Wita, namun 45 menit sesudahnya pulang. Perilaku seperti itu, kata dia, menunjukkan mestinya ASN malu terhadap diri sendiri.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



Ikuti Kami
Subscribe











