Kolaborasi BPJS Kesehatan dan Kemenag Flotim, Edukasi Pentingnya Program JKN bagi Calon Jemaah Haji

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 11 Mei 2025 - 12:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 156 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aruji Umar, peserta JKN yang kini menjadi calon jemaah haji, memperlihatkan Kartu Indonesia Sehat

Aruji Umar, peserta JKN yang kini menjadi calon jemaah haji, memperlihatkan Kartu Indonesia Sehat

Dina Anjayani mengatakan informasi ini tidak hanya melalui sosialisasi tetapi juga melalui berbagai layanan informasi di Kantor Kementerian Agama, Puskesmas dan Kantor BPJS Kesehatan setempat. Bagi masyarakat yang belum menjadi peserta JKN, dianjurkan bisa mendaftar tanpa perlu ke Kantor BPJS Kesehatan, melainkan bisa lewat layanan online yang disediakan BPJS Kesehatan seperti PANDAWA.

“Kalau yang sudah jadi peserta JKN namun belum aktif, tidak usah kuatir karena bisa langsung membayar iurannya ke kanal pembayaran yang ada. Ada lebih dari satu juta kanal pembayaran yang bisa digunakan peserta JKN ntuk membayar iuran. Bisa lewat ATM bank, bisa lewat Alfamart, Indomaret, bisa lewat Kantor Pos dan lain sebagainya,” ujar dia.

Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Sosialisasi Program JKN disambut baik oleh para jemaah haji. Banyak mereka yang mengamini pentingnya Program JKN sebagai perlindungan calon jemaah haji.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aruji Umar, pria yang akrab disapa Umar, sangat mengapresiasi Program JKN. Menurut laki-laki 63 tahun itu, Program JKN sangat baik untuk perlindungan masyarakat, termasuk untuk dia sekeluarga. Umar sendiri merupakan pensiunan PNS dan telah lama menjadi peserta Program JKN.

“Saya sendiri jarang menggunakan Program JKN, namun beberapa waktu yang lalu anak saya yang sedang kuliah di luar kota jatuh sakit. Untung dia sudah jadi peserta JKN. Dia sakit dan sempat dirawat di rumah sakit di Kota Bogor. Waktu itu pelayanannya sangat bagus. Anak saya dilayani dengan baik dan tidak bayar sepeser pun. Pelayanan dokter dan perawat benar-benar penuh perhatian hingga anak saya sembuh. Waktu itu dia dirawat selama kurang lebih empat hari. Tidak ada masalah sama sekali,” cerita Umar.

Baca Juga :  Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Pada sisi lain, Penyelenggara Haji dan Umrah Kabupaten Flores Timur Said Abdullah Belaga mengungkapkan pentingnya Program JKN. Dia menceritakan pada tahun 2014 salah satu jemaah haji yang didampinginya sakit dan tidak memiliki perlindungan jaminan kesehatan. Karena itu, katanya, hal tidak terduga bisa saja terjadi termasuk calon jemaah haji jatuh sakit.

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru