Iven yang diselenggarakan Sikka Racing Team ini rupanya tidak membawa keuntungan bagi Juan Bana, racer yang pernah mewakili NTT pada Pra PON 2023 di Jawa Barat. Turun pada 3 kelas Lokal NTT, Juan Bana sama sekali tidak bisa naik podium. Sempat lolos hingga babak final di Bebek Standar, pembalap berusia 24 tahun itu tidak mampu tembus 5 terbaik.
Christo Londong, pembalap asal Sumba yang telah menjadi warga Kabupaten Ende, tidak terlibat dalam iven ini. Kabarnya dia sedang mengalami trouble akibat kecelakaan. Dalam kondisi kesehatan yang kurang menjamin, dia masih berani menunggang Special Engine, beradu dengan Evan Baker, Gilbert, dan Loli Bimeno.
Pembalap masa depan dari Kabupaten Sikka Andreas Sajo, tampil meyakinkan di iven ini. Turun pada 5 kelas di kategori Lokal Flores Pro Pemula, dia berhasil menembus babak final. Dia berjaya di Bebek Standar, dan harus puas posisi kedua Sport Standar dan posisi ketiga Sport Trail.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Racer Borong Ramadhan Putra Saleh, juga tampil elegan. Dia membuka race pertama babak final pada Bebek Modifikasi Lokal Flores Pro Pemula dengan fantastis. Dia menuai lagi prestasi pada Sport Trail. Pada Bebek Modifikasi Lokal NTT, dia hanya mampu tembus di posisi ketiga.
Kian Ndopo, racer Athrrazka23 Formula Family 25 Speed Ste dari Ende, tampil mengejutkan di Bebek Modifikasi Lokal NTT. Tidak dinggulkan pada kelas ini, Kian Ndopo justeru lebih dulu menyentuh garis finis. Dia juga naik podium pada 3 kelas lainnya.
Iven balap motor kali ini juga menarik dengan hadirnya Putra Kalijodo, pembalap usia termuda. Dengan usia 13 tahun, racer asal Athrrazka23 Formula Family 25 Speed Ste itu menghipnotis ratusan penonton di Sirkuit Wairi’i.


Ikuti Kami
Subscribe












