

Maumere-SuaraSikka.com: Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sikka baru saja melakukan konsultasi ke Kantor Kementerian Dalam Negeri di Jakarta. Konsultasi terkait dokumen KUAPPAS Tahun 2026.
Usai kembali dari Jakarta, DPRD Sikka menggelar kembali rapat lanjutan pembahasan KUAPPAS 2026, Kamis (17/7). Rapat tidak dihadiri semua anggota Banggar. Beberapa anggota Banggar yang baru pulang konsultasi, malah terkesan malas mengikuti rapat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat lanjutan pembahasan KUAPPAS 2026 dipimpin Ketua DPRD Sikka Stef Sumandi didampingi Wakil Ketua DPRD Sikka Herlindis Donatha da Rato. Dari 18 anggota Banggar, hanya 10 wakil rakyat yang menghadiri rapat lanjutan. Belum diketahui apa alasan anggota Banggar tidak menghadiri rapat.
Dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah hadir Sekda Sikka Adrianus Firminus Parera, Kepala BPKAD Paul Prasetya, Kepala Bapperida Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, Kepala Bapenda Yosef Benyamin, dan sejumlah ASN lainnya.
Anggota Banggar yang hadir yakni Darius Evensius dan Benediktus Lukas Raja dari Fraksi PDI Perjuangan, Yoseph Karmianto Eri dan Yosep Don Bosko dari Fraksi PKB, Antonius Hendrikus Rebu dan Maria Angelorum Mayestatis dari Fraksi Partai Golkar, Lukas Lege dari Fraksi Partai Perindo, dan Yosef Nong Soni dari Fraksi Partai Nasdem.
Sekretaris DPRD Sikka Heriantje Sadipun menjelaskan terdapat 2 anggota Banggar yang tidak mengikuti konsultasi ke Kantor Kemendagri yakni Yoseph Karmianto Eri dan Yuslin Nursivin Dua Botha dari Fraksi Partai Perindo. Dia tidak menyebutkan alasannya.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












