Bau Belerang Menyengat, Pelajar di Sikka Dipulangkan

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 13:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 386 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi pada Jumat (1/8) malam

Gunung Lewotobi Laki-Laki erupsi pada Jumat (1/8) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Gunung Lewotobi di Kabupaten Flotim erupsi lagi, Jumat (1/8) pukul 20.48 Wita. Bau belerang menyengat hingga Kabupaten Sikka, Sabtu (2/8). Para pelajar yang lagi mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpaksa dipulangkan.

Kebijakan penghentian KBM dan pemulangan peserta didik ke rumah masing-masing, tertuang dalam Surat Edaran Dinas PKO Sikka yang dikeluarkan pada Sabtu (2/8). SE Nomor PKO.05/SE/VIII/2025 berkaitan dengan Pembelajaran dari Rumah (BDR) bagi Peserta Didik Jenjang PAUD, TK, SD, dan SLTP
akibat Dampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki.

SE Dinas PKO Sikka ini untuk menindaklanjuti Surat Imbauan Bupati Sikka tentang Antisipasi Dampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki.

Dinas PKO Sikka mengeluarkan SE dengan memperhatikan kondisi terakhir di sejumlah wilayah terdampak di mana hujan abu vulkanik masih berlangsung deras serta bau belerang yang menyengat, yang berpotensi mengganggu kesehatan peserta didik dan menghambat proses belajar-mengajar.

Baca Juga :  Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Dalam SE yang ditandatangani Kepala Dinas PKO Sikka Germabus Goleng, Dinas PKO Sikka menetapkan BDR dilaksanakan mulai Sabtu (2/8) bagi seluruh peserta didik jenjang PAUD/TK, SD, dan SLTP di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik.

“Kepala sekolah dan guru diminta untuk segera memulangkan peserta didik yang telah terlanjur hadir di sekolah, dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan anak selama perjalanan pulang,” tulis Germanus Goleng.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru