

Maumere-SuaraSikka.com: Gunung Lewotobi di Kabupaten Flotim erupsi lagi, Jumat (1/8) pukul 20.48 Wita. Bau belerang menyengat hingga Kabupaten Sikka, Sabtu (2/8). Para pelajar yang lagi mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) terpaksa dipulangkan.
Kebijakan penghentian KBM dan pemulangan peserta didik ke rumah masing-masing, tertuang dalam Surat Edaran Dinas PKO Sikka yang dikeluarkan pada Sabtu (2/8). SE Nomor PKO.05/SE/VIII/2025 berkaitan dengan Pembelajaran dari Rumah (BDR) bagi Peserta Didik Jenjang PAUD, TK, SD, dan SLTP
akibat Dampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
SE Dinas PKO Sikka ini untuk menindaklanjuti Surat Imbauan Bupati Sikka tentang Antisipasi Dampak Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki.
Dinas PKO Sikka mengeluarkan SE dengan memperhatikan kondisi terakhir di sejumlah wilayah terdampak di mana hujan abu vulkanik masih berlangsung deras serta bau belerang yang menyengat, yang berpotensi mengganggu kesehatan peserta didik dan menghambat proses belajar-mengajar.
Dalam SE yang ditandatangani Kepala Dinas PKO Sikka Germabus Goleng, Dinas PKO Sikka menetapkan BDR dilaksanakan mulai Sabtu (2/8) bagi seluruh peserta didik jenjang PAUD/TK, SD, dan SLTP di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik.
“Kepala sekolah dan guru diminta untuk segera memulangkan peserta didik yang telah terlanjur hadir di sekolah, dengan memperhatikan keselamatan dan kenyamanan anak selama perjalanan pulang,” tulis Germanus Goleng.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












