“Terlalu berlebih-lebihan kalau menganggap bendera One Piece sebagai tindakan makar,” ujar politisi asal Kabupaten Sikka Propinsi NTT itu.
Menurut dia, tidak ada bentuk pelanggaran hukum, dan tidak ada pula penghinaan simbol negara. Pemasangan bendera One Piece, kata dia, lebih kepada cara berekspresi, yang hari ini zaman pun sudah makin terbuka dan maju.
Meski begitu, AHP mengimbau masyarakat mengibarkan bendera Merah Putih selama bulan kemerdekaan. Dia mengajak masyarakat mencintai Tanah Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk menghormati peringatan proklamasi, yang kita utamakan adalah Merah Putih,” ujar dia.
Sebelumnya, Mensesneg Prasetyo Hadi mengaku tidak ada masalah dengan kreativitas terkait bendera One Piece. Namun Prasetyo Hadi meminta jangan sampai hal ini mengganggu kesakralan HUT ke-80 RI.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












