“Dua kali saya berobat, saya dilayani dokter dan perawat dengan sangat baik. Saya sangat bersyukur dengan adanya Program JKN, saya berobat tidak keluar biaya. Saya berharap ke depan pelayanan fasilitas kesehatan yang sudah berjalan dengan baik dapat dipertahankan,” harap Adviana Maria Toa.
Ketua Perkumpulan Tenun Ikat Wilhelmina Daviske ikut senang dengan kehadiran petugas BPJS Kesehatan yang memberiksan sosialisasi di desa mereka. Dengan sosialisasi tersebut, kata dia, masyarakat menjadi paham akan segala sesuatu tentang Program JKN. Doa berharap sosialisasi dapat dilakukan terus-menerus secara berkesinambungan.
“Saya berharap petugas turun ke masyarakat seperti ini, kasih sosialisasi, agar masyarakat dapat dapat paham informasi terkait JKN. Apalagi masyarakat desa dan Mama-Mama yang usianya relatif tua. Kebanyakan mereka sudah jadi peserta JKN bantuan dari pemerintah, tapi tidak begitu paham. Mereka hanya tahu dapat kartu pembagian dari desa. Maka pemberian informasi yang langsung menyentuh masyarakat seperti ini sangat berdampak positip,” ujar Wilhelmina Daviske.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Maumere Dina Anjayani mengatakan kegiatan turun ke desa rutin dilaksanakan secara berkala. Langkah ini dilakukan karena dipandang sangat efektif.
Menurut dia, petugas BPJS Kesehatan tidak hanya melakukan sosialisasi semata. Tetapi, biasanya kata dia, dalam kesempatan seperti itu petugas juga memberikan layanan administrasi. Banyak warga masyarakat yang mengecek keaktifan kepesertaan dan mengubah fasilitas kesehatan tempat mereka terdaftar.
“Layanan ini merupakan layanan jemput bola, yang mana petugas kami langsung turun ke lapangan. Biasanya kami turun langsung ke desa-desa,” ungkap Dina Anjayani.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












