Tersangka Pembunuhan di Pemana dan Belakang Rutan Maumere Diancam 15 Tahun Penjara

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 29 Agustus 2025 - 16:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 755 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Djafar Alkatiri memperlihatkan barang bukti sebilah pisau dalam tindak pidana penganiayaan yang berakibat orang lain meninggal, Jumat (29/8)

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Djafar Alkatiri memperlihatkan barang bukti sebilah pisau dalam tindak pidana penganiayaan yang berakibat orang lain meninggal, Jumat (29/8)

Maumere-SuaraSikka.com: Dua tersangka pada 2 kasus berbeda terkait tindak pidana yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia di Kabupaten Sikka, dijerat dengan Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 ayat 3. Keduanya diancam pidana penjara 15 tahun.

Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim Iptu Djafar Alkatiri dalam keterangan pers di Humas Polres Sikka, Jumat (29/8), menguraikan 2 tersangka tersebut adalah ANM dan H. Tersangka ANM terlibat pada peristiwa penganiayaan di tempat pesta di belakang Rutan Maumere, Sabtu (23/8) dinihari. Sementara tersangka H terlibat pada penganiayaan di Dusun Buton Desa Pemana Kecamatan Alok, Sabtu (23/8) dinihari.

Kasat Reskrim Polres Sikka Iptu Djafar Alkatiri memberikan keterangan pers kasus penganiayaan di tempat pesta

“Berdasarkan fakta-fakta pemeriksaan, baik itu keterangan saksi-saksi maupun alat bukti, kami jerat tersangka dengan Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP,” jelas Kasat Reskrim didampingi Kasubsi Penmas Sihumas Polres Sikka Ipda Leonardus Tunga.

Kasat Reskrim Polres Sikka menjelaskan untuk tindak pidana di belakang Rutan Maumere, penyidik telah memeriksa 10 saksi, antara lain tuan pesta, teman-teman terduga pelaku dan korban. Tiga di antara saksi yang diambil keterangan, masih tergolong anak-anak karena belum mencapai 17 tahun. Sementara kasus di Pemana, penyidik memeriksa 6 orang saksi.

Baca Juga :  Realisasi Fisik Hanya 8 Persen, Tim Penyidik Jaksa di Sikka Geledah Dokumen Proyek Pengadaan Watergen Senilai Rp 2,29 Miliar

Motif
Dua kasus penganiayaan yang mengakibatkan orang lain meninggal, menurut Kasat Reskrim Iptu Djafar Alkatiri memiliki motif yang berbeda-beda.

Kasus di belakang Rutan Maumere, kata dia, motifnya adalah membantu teman yang saat itu dikeroyok di tempat pesta. Sedangkan di Pemana, motif pelaku adalah balas dendam karena korban sempat memaki orangtuanya.

Berita Terkait

Realisasi Fisik Hanya 8 Persen, Tim Penyidik Jaksa di Sikka Geledah Dokumen Proyek Pengadaan Watergen Senilai Rp 2,29 Miliar
Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:13 WITA

Realisasi Fisik Hanya 8 Persen, Tim Penyidik Jaksa di Sikka Geledah Dokumen Proyek Pengadaan Watergen Senilai Rp 2,29 Miliar

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terbaru