Lado da Gama kemudian lari keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Namun dia balik lagi mengingat sebuah mobil Panther parkir persis di bagian atas gudang yang terbakar. Dia bergegas menyelamatkan kendaraan tersebut.
Saksi mata ini kembali lagi dengan niat menyelamatkan 2 kendaraan roda dua miliknya yang juga diparkir di samping gudang. Namun niatnya diurungkan karena api sudah membumbung tinggi, ditambah hawa panas menyengat sekujur tubuhnya. Binter yang baru saja diperbaiki dengan mengeluarkan banyak biaya, serta Smash yang digunakan dalam keseharian, akhirnya jadi bangkai.
Kobaran api dengan cepat melahap tempat usaha Alex, dan kemudian mulai merambat ke Hanara Shop sebuah tempat usaha yang menjual alat-alat kebutuhan rumah tangga. Tidak ampun kobaran api menjilat bengkel dan tempat parkir kendaraan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Puluhan pemuda sekitar cukup sigap memadamkan api secara manual. Air di kolam ikan yang berada di halaman rumah Lado da Gama, menjadi sumber awal bantuan untuk memadamkan api, sebelum mobil Damkar SatPol PP dan Watter Cannon milik Polres Sikka turun memberikan bantuan.
Seluruh barang di dalam Hanara Shop tidak bisa diselamatkan. Warga sekitar hanya bisa mengamankan puluhan kendaraan roda dua yang ada di dalam bengkel. Sebuah dump truck milik Marinyo da Gama masih bisa diselamatkan, namun mobil Luv milik pensiunan birokrat ini ikut dilahap api.
Ani, pemilik Hanara Shop mengaku mengetahui peristiwa tersebut dari media sosial. Dari rumahnya di Lingkar Luar, dia bersama suami langsung menuju lokasi kebakaran.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












