PLN dan Yayasan FREN Bersinergi dalam Tanggap Darurat Erupsi Gunung Lewotobi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 145 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan tanggap darurat dari Program TJSL PLN bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Jumat (26/9)

Penyerahan bantuan tanggap darurat dari Program TJSL PLN bagi korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Jumat (26/9)

Larantuka-SuaraSikka.com: Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flotim terus bergejolak sejak 4 Nopember 2024. Penanganan darurat pun berjalan tidak henti. Kondisi ini mendorong PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) bekerja sama dengan Yayasan Flores Children Development (FREN) ikut bersinergi dalam status tanggap darurat.

Kolaborasi dua institusi ini melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menjadi wujud nyata kepedulian lintas sektor terhadap masyarakat terdampak, khususnya anak-anak dan keluarga di lokasi pengungsian.

Melalui kerja sama ini, PLN memberikan dukungan berupa dana TJSL yang disalurkan melalui Yayasan FREN yang kemudian diberikan dalam bentuk kebutuhan rumah tangga dan sembako  berupa kasur busa/spon, selimut, handuk dan beras. Adapun bantuan tersebut langsung diantarkan ke Pos Lapangan Bokang Wolomatang Flores Timur pada 26 September 2025 lalu.

General Manager PT PLN (Persero) UIW NTT F Eko Sulistyono pada kesempatan itu mengatakan PLN hadir di tengah masyarakat terdampak erupsi tidak hanya memberikan bantuan berupa penerangan/meteran listrik gratis, melainkan juga memberikan dukungan bantuan sosial kepada para penyintas.

Baca Juga :  Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Untuk melancarkan misi kemanusiaan ini, PLN berkolaborasi dengan pihak ketiga yakni Yayasan Flores Children Development (FREN) guna menyalurkan bantuan.

Sementara itu Ketua Yayasan FREN Bona Kowan Kornelis menyampaikan terima kasih dan menyambut baik kolaborasi kerja sama dengan PLN dalam misi kemanusian guna membantu masyarakat yang terdampak bencana erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru