Hasil kacamata pada babak pertama, sepertinya sudah membuat 2 tim lebih nyaman bermain. Namun petaka bagi CBN datang pada menit ke-79. Berawal dari blunder yang dilakukan pemaian bertahan CBN, Albert Tefa berhasil merampas bola. Sambil meliuk-liuk dia menghujam tendangan keras merobek gawang Hermanus Ngoe.
CBN berupaya meningkatkan serangan dalam waktu tersisa 11 menit. Namun upaya yang dilakukan Longginus Jawa dan kawan-kawan tidak membuahkan hasil. Hingga wasit Stefen Yulianus Betakore hasil 1-0 untuk kemenangan Persab.
Hasil yang dicapai Persab ini menjadi catatan tersendiri. Selama kurang lebih 10 edisi Persab selalu sangat susah lolos ke fase gugur. Kalau pun berhasil lolos, pasti langkah Finalis ETMC 2007 itu terhenti di Babak 16 Besar. Polesan pelatih Adnan Mahing memberikan sentuhan baru bagi Persab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Head Coach Persab Adnan Mahing menyambut gembira hasil ini. Dengan gaya yang tidak banyak berkomentar, Adnan Mahing menungkapkan kegembiraannya.
“Alhamdulilah,” jawab dia singkat.
Pelatih PON NTT dan pernah membawa Persebata Lembata naik ke kasta Liga 3 Nasional itu menyebut Persab belum bermain maksimal. Dia optimis pada Babak 8 Besar nanti Persab bisa memberikan permainan terbaik.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












