PSN Ngada Butuh 100 Menit Jinakkan Perss Soe yang Genit

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 09:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 296 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Euforia pemain PSN Ngada usai gol ke gawang Perss Soe di Stadion Marilonga, Senin (24/11)

Euforia pemain PSN Ngada usai gol ke gawang Perss Soe di Stadion Marilonga, Senin (24/11)

Lazarus Sinim harus dikawal ketat barisan pertahanan PSN. Basten Due, Eus Dosi, Fandi Loke, dan Herman Liko, tidak memberikan celah sedikit pun bagi Pace bertubuh jangkung itu. Setiap kali dia memegang bola dan masuk ke jantung pertahanan PSN, jurus tanpa kompromi dilakoni pilar pertahanan PSN.

Anak-anak asuhan Kletus Gabhe mendominasi jalannya pertandingan. Mereka menggempur habis jantung pertahanan Perss. Rikardus Ado Bala, Steven Taheok, Sang Bintang Arema, dan Fransisco Thery Muda harus kerja keras berjibaku mengamankan gawang.

Baca Juga :  Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Bermain dalam tensi tinggi sejak wasit Thobias Besi membunyikan pluit, PSN dan Perss menyajikan permainan yang layak ditonton. Semangat juang, fighting spirit, daya dobrak, dan pressure ketat diperagakan dengan sangat disiplin. Dan hebatnya, stamina mereka sama sekali tidak kedodoran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

PSN yang kelihatan sudah mulai frustasi, akhirnya mampu memenangkan pertandingan. Sebuah umpan terukur dari Hiron Liko disambut sundulan Aldon Lalu, tidak dapat diantisipasi Andi Maku, dan menembus gawang Perss.

Baca Juga :  Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Marilonga yang dipadati fans fanatik PSN, lagsung bergemuruh riuh. Dentuman drum dari Bolonga Boys dan Ultras Ngada menyambut riang kerja keras anak-anak Ngada.

PSN terus memberikan tekanan. Perss masih meladeni dengan counter attack. Saling menyerang terjadi pada 20 menit terakhir, tapi tidak lagi mampu merubah kedudukan.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru