Belu dan Ngada Petang Ini, Bentrok Balas Dendam

Avatar photo

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 08:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 357 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Pelatih PSN Ngada Kletus Gabhe dan Pelatih Persab Belu Adnan Mahing

Kolase Pelatih PSN Ngada Kletus Gabhe dan Pelatih Persab Belu Adnan Mahing

LAGA Babak 8 Besar Piala Gubernur Liga 4 ETMC Tahun 2025 di Kabupaten Ende akan digelar Minggu (30/11) dan Senin (1/12). Bentrok awal pukul 16.00 petang nanti, Minggu (30/11), akan mempertemukan Persab Belu dan PSN Ngada.

Pertemuan dua tim ini diperkirakan menyedot perhatian yang luas dari penggila bola. Stadion Marilonga yang berkapasitas 7.000 penonton bakal padat, terutama penggila bola dari Kabupaten Ngada.

Persab dan PSN pernah berada dalam sebuah rivalitas yang seru. Waktu itu final ETMC 2007 di Lapangan Haliwen Atambua. Anak-anak Rai Belu takluk 1-2 di kaki Laskar Jaramasi. Pesta yang sudah disiapkan tuan rumah pun buyar seketika.

Pertemuan terakhir dua tim ini terjadi pada Babak Semifinal ETMC 2017 di Ende. Lagi-lagi PSN tidak tertahankan bagi Persab. Macan Batas takluk 0-4.

Baca Juga :  Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Nah, pertemuan kali ini, tentu saja bagi Persab wajar saja jika dibaluti spirit balas dendam. Langkah Persab menuju panggung utama pernah dua kali digagalkan PSN. Hari ini, Persab agak beda dengan Persab 2007 dan Persab 2017. Hari ini, Persab membulatkan tekad untuk mendekatkan aroma juara dengan terlebih dahulu “membantai” PSN, raksasa sepak bola NTT.

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru