Sementara pemilihan Baokremot sebagai ibukota kecamatan, ujar dia, karena mempertimbangkan tempat itu strategis dan berada pada posisi sentral dari semua desa dalam wilayah kecamatan pemekaran. Baokremot, ujar dja, bisa dijangkau secara lebih ideal dalam rangka percepatan pelayanan kemasyarakatan.
Sebelumnya diberitakan Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi membuka secara resmi Musyawarah Antar Desa dalam rangka pemekaran Kecamatan Talibura. Pada saat itu dia menyampaikan beberapa pesan terkait pemetaan wilayah, nama kecamatan, dan ibukota kecamatan.
“Nama kecamatan bukan sekedar sebutan administratif, tetapi simbol sejarah, budaya, dan harapan masyarakat,” ingat Wabup Sikka kepada pemangku kepentingan yang terlibat dalam Musyawarah Antar Desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara menyoal ibukota kecamatan, Wabup Sikka berpesan agar harus dipilih dengan pertimbangan matang yaitu aksesibilitas yang baik, ketersediaan lahan untuk pembangunan fasilitas pelayanan publik, letak geografis yang memungkinkan terciptanya pemerataan pelayanan pemerintahan serta potensi pertumbuhan wilayah.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












