
Maumere-SuaraSikka.com: Rencana mendirikan sebuah perguruan tinggi di wilayah Tana Ai Kabupaten Sikka semakin mantap dan mulai menuju titik terang. Progres kerja dan kerja-kerja nyata terus dilakukan demi mewujudkan mimpi besar itu.
Satu langkah taktis yang digelorakan Tim Kerja Persiapan Pendirian Perguruan Tinggi Tana Ai (TKP3TA) yakni menggelar Seminar dan Deklarasi, berlangsung di Aula Gereja Paroki Kristus Raja Watubaing Kecamatan Talibura, Jumat (19/12). Setidaknya 160 orang hadir pada momen strategis ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rafael Raga selaku Inisiator berdirinya Perguruan Tinggi Tana Ai, menyebut kegiatan Seminar dan Deklarasi menjadi tonggak penting untuk menggagas sebuah model dan sistem perguruan tinggi. Karena itu, kata dia, Seminar dan Deklarasi tersebut juga menghadirkan tokoh-tokoh pendidikan di daerah itu.
“Kami baru menggagas sebuah model perguruan tinggi. Dan kami menginginkan Perguruan Tinggi Tana Ai yang konstekstual, kolaboratif, berkarakter unggul dan berdaya saing,” demikian Rafael Raga kepada media ini, Sabtu (20/12).
Menurut mantan Ketua DPRD Sikka itu, perjuangan hadirnya Perguruan Tinggi Tana Ai terus berproses. Seminar dan Deklarasi menjadi salah satu bagian penting untuk memantapkan langkah-langkah selanjutnya.
Sementara itu Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi yang hadir pada momen ini mengatakan Tana Ai bukanlah daerah tertinggal, tetapi daerah yang ditinggalkan. Dia menyinggung hal ini untuk menanggapi stigma klasik yang masih melekat tentang Tana Ai.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












