Seperti disaksikan media ini di Kantor UPTD PPA, terjadi perang mulut antara T dengan F, S, dan U, terutama antara T dan U. Laki-laki itu kecewa sekali karena merasa U menjebaknya hingga berpotensi HIV. Namun U membela diri dengan menyampaikan bahwa kondisi yang dia alami sudah disampaikan kepada T melalui chat WA. T tidak mengetahui karena ponselnya sudah dijual.
UPTD PPA sudah berkoordinasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap T untuk mengetahui potensi HIV. Namun pemeriksaan belum bisa dilakukan karena T masih dalam keadaan terpengaruh alkohol. Akhirnya T dititipkan ke Polres Sikka, dan baru akan dilakukan pemeriksaan kesehatan pada keesokan hari. Begitu juga F, U, S, dan A dikembalikan ke kos masing-masing untuk dilanjutkan pemeriksaan kesehatan keesokan hari.

20 Perempuan Open BO
Kepala UPTD PPA Sikka Yani Yosepha menginformasikan bahwa cukup banyak perempuan yang melakukan transaksi Open BO di Kabupaten Sikka. Dia menyebut kurang lebih 20 orang. Sebagian besar mereka pernah beberapa kali terjaring operasi penertiban oleh SatPol PP, dan pernah berurusan dengan UPTD PPA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mereka ini sudah 2-3 kali kena tangkap,” ujar dia.
Menurut Yani Yosepha, UPTD PPA pernah memberikan pembinaan melalui berbagai program edukasi dalam bentuk class meeting. Namun upaya tersebut belum maksimal karena hanya dilaksanakan 2-3 hari saja. Hal ini karena terbatasnya ketersediaan anggaran.*** (eny)
Halaman : 1 2


Ikuti Kami
Subscribe












