


Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 7 perempuan yang selama ini berpraktik Open BO di Kabupaten Sikka ternyata masih beroperasi seperti biasa. Satu di antaranya teridentifikasi HIV, dan 3 orang pernah mengalami sifilis. Mereka sudah seribg kali ditangkap SatPol PP, terakhir pada Nopember 2025 lalu.
Aktifitas gelap para kupu-kupu malam itu terungkap setelah 4 orang di antaranya mengadu ke SatPol PP Kabupaten Sikka, Kamis (8/1). Mereka mengadu karena dipukul oleh seorang laki-laki yang sudah lama mereka kenal. Laki-laki berinitial T memiliki hubungan intim dengan U, salah satu di antaranya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
SatPol PP yang tidak berwenang menyelesaikan masalah tindak pidana yang diadukan, kemudian membawa pelapor dan terlapor ke SPKT Polres Sikka. Persoalan juga belum bisa diselesaikan karena pelapor dan terlapor masih dalam pengaruh alkohol. Apalagi karena terkait adanya dugaan HIV, pihak kepolisian meminta UPTD PPA Kabupaten Sikka terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan terlapor. Empat orang ini kemudian dibawa ke Kantor UPTD PPA di Jalan Ahmad Yani.
T bersama U, F, A, dan S diketahui sejak Kamis (7/1) dinihari tengah pesta miras di sebuah hotel di Kota Maumere. Saat pesta miras itu, F mengingatkan T agar tidak lagi berhubungan badan dengan U. Pasalnya U sedang terkena HIV.
Mendengar informasi tersebut, T yang sudah dipengaruhi alkohol tidak percaya. Dia lalu memukuli F karena menurutnya perempuan itu telah menyampaikan informasi bohong. A dan S kemudian mempertegas informasi tentang U yang sedang terkena HIV. Namun T tetap tidak percaya dan memukuli dua perempuan tersebut.
T lalu menginterogasi U untuk meyakinkan kebenaran informasi F, A, dan S. Laki-laki itu kaget ketika U mengakui sedang terkena HIV. Giliran U yang mendapat pukulan dari T. Laki-laki ini menjadi naik pitam karena beberapa hari sebelumnya dia sempat berhubungan badan dengan U. Meski dalam kondisi mabok, T sepertinya sadar bahwa dia juga berpotensi terkena HIV karena telah berhubungan badan dengan U.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe











