





Maumere-SuaraSikka.com: Ratusan pedagang UKM di Kota Maumere Kabupaten Sikka mulai berdagang takjil untuk berbuka puasa. Lokasinya di sepanjang Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur.
Ruas jalan ini praktis dipadati pengunjung yang berburu takjil. Terkadang menimbulkan antrian yang cukup memakan waktu lama. Salah satu penyebabnya karena pedagang kesulitan meperoleh uang kecil untuk mengembalikan selisih transaksi belanja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Maumere memiliki strategi jitu guna membantu pedagang yang kesulitan uang kecil. Lembaga perbankan ini menawarkan pedagang beralih ke transaksi digital menggunakan Qris (Quick Response Code Indonesian Standar) BRI.

Kepala Cabang BRI Maumere I Nyoman Slamet Destrawan menyebut keunggulan Qris BRI yakni mempermudah pembayaran tanpa uang tunai. Dengan demikian, kata dia, pedagang tidak perlu pening lantaran tidak memiliki uang kecil.
“Tidak perlu kuatir karena Qris adalah standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia. Tujuannya adalah membuat proses transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya,” ungkap I Nyoman Slamet Destrawan di lokasi takjil, Kamis (19/2).
I Nyoman Slamet Destrawan tidak sekedar bernarasi. Bersama sejumlah staf BRI Maumere, dia langsung turun ke lokasi takjil untuk akuisisi Qris kepada para pedagang. Mereka mendatangi para pedagang takjil, dan menawarkan Qris BRI untuk mempermudah proses transaksi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












