



Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 52 siswa SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu di Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Gaikiu. Meski demikian, para siswa konsisten menuntaskan pendidikan mereka tanpa drop out (DO).
Konsistensi ini disampaikan para siswa di hadapan Kepala Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Propinsi NTT Irfan Karim dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas PKO Sikka Patrisius Pederiko yang memantau dinamika KBM siswa SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu di SDN Gaikiu, Sabtu (14/2).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Irfan Karim bersama Faizal dari Bidang Sarana Prasarana BPMP NTT diperintahkan Direktorat SMP Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk melakukan survei dan memastikan kondisi sesungguhnya SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu menyusul sekolah itu viral di media sosial karena para siswa melaksanakan KBM dengan cara duduk di atas tanah pada sebuah bangunan darurat.
“Kami sempat mengunjungi para siswa SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu yang sedang KBM di SDN Gaikiu. Di hadapan kami, mereka janji tetap sekolah walaupun dengan kondisi yang ada, dan tidak akan drop out,” ungkap Patrisius Pederiko kepada media ini, Sabtu (14/2).
Patrisius Pederiko menambahkan kehadiran BPMP NTT memberikan harapan positip kepada SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu. Setelah mendengar sekilas laporan dari Kepala SMP Negeri 048 Sa Ate Gaikiu Maria Astinuli, Irfan Karim langsung menghubungi Koordinator Program Kemendikdasmen di Jakarta.
“Pa Irfan menyampaikan mohon dukungan Kementerian untuk bangunan 3 ruang kelas, 1 ruang guru, dan 1 ruang MCK,” ujar Patrisius Pederiko.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












