



Maumere-SuaraSikka.com: Bangunan SDK Nuabhana di Desa Wolorega Kecamatan Paga Kabupaten Sikka mengalami rusak berat akibat angin kencang akhir Januari 2026 lalu. Namun kondisi mengenaskan tersebut sepertinya luput dari perhatian pemerintah daerah setempat.
Sekolah ini diterjang angin kencang pada Senin (23/2). Akibatnya, ruangan darurat untuk Kelas 8 tumbang, dan atap WC terangkat. Praktis 2 bangunan tersebut tidak bisa difungsikan sama sekali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini menghambat kegiatan belajar mengajar (KBM). Agar KBM tidak terganggu, manajemen sekolah melakukan perubahan jadwal pembelajaran. Kelas 7 KBM pada pukul 07.30 Wita hingga 10.40 Wita. Selanjutnya Kelas 8 dari pukul 10.40 Wita hingga pukul 12.00 Wita.
Terhadap kondisi bangunan sekolah yang diterjang angin kencang, Kepala SDK Nuabhana Fransiska Yuliana Mi telah melaporkan resmi rangkaian peristiwa bencana alam kepada pemerintah, 5 hari setelah peristiwa bencana alam tersebut.
Dalam laporan itu, Fransiska Yuliana Mi menulis sebuah harapam yang sungguh agar dilakukan perbaikan secepatnya, sehingga ruangan darurat Kelas 8 dan atap WC dapat digunakan kembali.
Namun harapan Fransiska Yuliana Mi belum terjawab. Hingga Sabtu (14/2), kondisi 2 bangunan tersebut masih belum mendapat perhatian. Rendahnya respon pemerintah daerah terhadap laporan kerusakan sekolah itu, membuat mereka terus meminta pemerintah harus lebih cepat menanggapi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












