Lebih dari Rp 1 Miliar Alokasi Beasiswa di Sikka Tidak Tersalurkan, Pemerintah Gagal

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 09:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 483 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi Partai Perindo Lukas Lero

Ketua Fraksi Partai Perindo Lukas Lero

Fraksi Partai Perindo mencermati persoalan mendasar dalam pelaksanaan program ini terletak pada akurasi dan dinamika data kemiskinan yang digunakan sebagai basis penentuan penerima manfaat. Lukas Lero mengatakan Fraksi Partai Perindo menemukan bahwa perbedaan kondisi antara kelompok masyarakat pada desil 1, desil 2, dan desil 3 sangat tipis dan relatif, sehingga pendekatan yang terlalu kaku dalam menentukan kategori penerima justeru berpotensi menimbulkan ketidakadilan.

Dia mengatakan kebijakan yang berorientasi pada skema 1 keluarga miskin ekstrim 1 sarjana, pada prinsipnya merupakan langkah yang baik. Namun dalam implementasinya menjadi kurang adaptif karena tidak sepenuhnya mempertimbangkan realitas sosial ekonomi masyarakat yang dinamis dan berlapis.

Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Akibatnya, kata dia, terdapat kelompok masyarakat yang secara faktual berada dalam kondisi rentan, tetapi tidak terakomodasi dalam program hanya karena keterbatasan dan kekakuan basis data yang digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gagalnya penyaluran bantuan pendidikan untuk mendukung program 1 keluarga miskin ekstrim 1 sarjana, juga disoroti Fraksi PDI Perjuangan. Benediktus Lukas Raja menyebut realisasi hanya sekitar Rp 455 juta untuk 75 mahasiswa miskin ekstrim, menunjukkan bahwa perencanaan dan eksekusi program belum berjalan optimal.

“Padahal, secara konseptual, program ini sangat strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Namun tanpa perluasan jangkauan, penguatan basis data, serta keterkaitan dengan dunia kerja, program ini berisiko hanya menjadi intervensi terbatas yang dampaknya tidak bergaung luas,” kritik Fraksi PDI Perjuangan.

Baca Juga :  49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Bantuan Pendidikan yang gagal serap Rp 1 miliar lebih ini, dikelola oleh Bagian Kesra Setda Sikka. DPRD Sikka merekomendasikan perlu dilakukan evaluasi terhadap rendahnya serapan anggaran dan terbatasnya penerima manfaat Bantuan Pendidikan yang dianggarkan sebesar Rp 1.5 miliar tetapi terealisasi sebesar Rp 455 juta untuk 75 penerima manfaat.

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru