Korban Tewas di Palu dan Donggala 832 Orang

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Oktober 2018 - 09:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 34 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Palu pasca diterjang gempa dan tzunami

Suasana Palu pasca diterjang gempa dan tzunami

Palu-SuaraSikka.com: Belum selesai gempa mengguncang Lombok, kini peristiwa yang sama terjadi di Palu dan Donggala di Sulawesi Selatan. Gempa berkekuatan 7,7 SR diikuti dengan tzunami pada Jumat (28/9), setidaknya sampai dengan Minggu (30/9) pukul 20.00 WIB telah menewaskan 832 orang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagaimana dikutip dari detik.com,  mencatat 832 orang meninggal dunia akibat bencana ini. Jumlah itu terdiri dari 821 orang di Palu dan 11 orang di Donggala. Korban luka berat sebanyak 540 orang dan jumlah pengungsi 16.732 yang tersebar di 24 titik.
Kepala Pusat Data dan Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban meninggal dunia segera dimakamkan secara layak. Hari ini banyak yang dimakamkan secara massal karena pertimbangan kesehatan. Kepala BNPB Willem Rampangilei mengatakan lahan yang disiapkan ada di Jl Garuda, Palu. Dia dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto sudah mengecek kondisinya.
BNPB menyebut Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Masa tanggap darurat ditetapkan sejak 28 September 2018 sampai 11 Oktober 2018.
Ada 71 warga negara asing (WNA) berada di Palu saat terjadi gempa. WNA yang berada di Palu berasal dari Singapura, Belgia, hingga Jerman. Ada yang sudah dievakuasi dan 5 orang kondisinya belum diketahui.
Fenomena likuifaksi (liquefaction) atau ‘bangunan dan pohon berjalan’ muncul seesat setelah gempa bumi di Sulawesi Tenggara. BNPB menyebut ada 4 daerah yang mengalami likuifikasi yaitu Jl Dewi Sartika Palu Selatan, Petobo, Biromaru (Sigi), dan Sidera (Sigi).
BNPB menyebut ada tiga wilayah di Sulawesi Tengah yang masih terganggu akses komunikasi pascagempa. Ketiga wilayah tersebut adalah Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Parigi Moutong.
Sempat beredar kabar bahwa Wali Kota Palu Hidayat meninggal akibat tsunami. Kabar itu dipastikan hoax. Wakil Wali Kota Palu Sigit Purnomo (Pasha ‘Ungu’) juga memastikan dia baik-baik saja.  Saat gempa dan tsunami menerjang Palu, Pasha sedang berada di kediamannya. Namun, karena merasa tidak aman Pasha bersama istrinya Adelia Wilhelmina pindah ke pengungsian.
Fenomena likuifaksi (soil liquefaction) yang membuat bangunan dan pohon ‘berjalan’ muncul setelah gempa bumi yang mengguncang Sulawesi Tengah. Sutopo Purwo Nugroho menampilkan video detik-detik likuifaksi terjadi di Palu. Video itu diunggah Sutopo di akun twitter-nya, Senin (1/10) dini hari.
Dalam video itu, terlihat orang-orang menghindari lokasi terjadinya likuifaksi. Rumah-rumah lalu tampak berjalan. Sutopo menduga ada korban yang terjebak akibat likuifaksi di Palu itu.
“Detik-detik saat rumah-rumah bergerak dan roboh disebabkan proses likuifaksi dan amblesan akibat gempa 7,7 SR di Kota Palu. Permukaan tanah bergerak dan ambles sehingga semua bangunan hancur. Proses geologi yang sangat mengerikan. Diperkirakan korban terjebak di daerah ini,” kata Sutopo.
Dua hari pascabencana, Presiden Joko Widodo meninjau langsung daerah terdampak gempa dan tsunami Palu, Sulawesi Tengah. Jokowi didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI (Mar) Suhartono.*** (eny)
Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA