Dinsos Validasi Penerima Kartu Sikka Sehat
Dibaca 45 kali
Kepala Dinas Sosial Emmy Laka
Maumere-SuaraSikka.com: Dinas Sosial Kabupaten Sikka kini sedang melakukan validasi data untuk penerima kartu Sikka Sehat (KSS). Validasi data dilakukan dengan memasukkan data keluarga miskin, baik yang diterima dari desa-desa, maupun data yang langsung diambil petugas dari kantor-kantor desa.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka Emmy Laka di ruang kerjanya, Senin (8/10) menjelaskan, validasi untuk kepentingan KSS ini dilakukan oleh staf pada Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial. Proses ini melibatkan 21 tenaga kerja sukarela (TKS) dan 84 tenaga pendamping program keluarga harapan (PKH). Semua proses kerja ini berjalan apa adanya saja, bahkan tidak ada anggaran bagi petugas validasi yang terjun sampai ke desa-desa.
Berita Terkait:
“Validasi ini untuk kepentingan Kartu Sikka Sehat. Ya ini program kerja Bupati Sikka. Validasi yang kami lakukan berupa entry by name, entry by address, dan entry by NIK. Rencananya peluncuran Kartu Sikka Sehat dalam waktu dekat ini, tapi belum tahu kapan,” jelas Emmy Laka.
Dia menambahkan Dinsos Sikka memiliki data penerima jaminan kesehatan baik berupa jamkesda maupun maupun jamkesmas. Setiap tahun data-data tersebut divalidasi sehingga sesuai realitas. Pada tahun 2018 ini untuk jamkesda tercacat 64.918 peserta dan untuk jamkesmas tercacat 162.223 peserta.
Khusus KSS, direncanakan para penermima adalah warga masyarakat Kabupaten Sikka yang selama ini belum terakomodir melalui JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat). Hingga sekarang data yang belum mendapatkan JKN-KIS di Kabupaten Sikka sebanyak 7.023 orang.
“Jadi ada sebanyak 7.023 orang yang berpotensi sebagai penerima KSS. Tapi ini nanti kami validasi lagi untuk mendapatkan angka yang pasti,” tambah dia.
Dinas Sosial, katanya, bertugas hanya untuk melakukan validasi data. Setelah itu nanti hasilnya disampaikan kepada Dinas Kesehatan dan BLUD TC Hillers Maumere.
Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong bersama Wakil Bupati Sikka Romanus Woga (Roma) berkepentingan untuk melaksanakan program KSS. Program ini merupakan salah satu janji politik yang dikampanyekan sewaktu Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2018.
Roma menemukan masih banyak warga tidak mampu yang belum terlindungi dengan jaminan kesehatan, dan sulit mengakses pelayanan kesehatan bagi warga di kepulauan. KSS merupakan salah satu sasaran terukur dari Roma yakni perlindungan kesehatan terhadap 68.000 jiwa.*** (eny)