Inilah Prioritas Program Robby Idong dan Romanus

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 September 2018 - 10:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 135 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga disambut secara adat di pintu masuk Kantor Gubernur NTT, Kamis (20/9), sebelum menuju ruang pelantikan

Bupati dan Wakil Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo dan Romanus Woga disambut secara adat di pintu masuk Kantor Gubernur NTT, Kamis (20/9), sebelum menuju ruang pelantikan

Maumere-SuaraSikka.com: Masyarakat Kabupaten Sikka, hari ini, Kamis (20/9), menorehkan sejarah. Bupati dan Wakil Bupati Sikka Periode 2018-2023 Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong dan Romanus Woga resmi dilantik oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.
Sejak dideklarasikan untuk mengkuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2018, pasangan ini menggunakan tagline Roma. Robby Idong dan Romanus Woga pun memantapkan motto perjuangan mereka dengan Roma Bersama Rakyat.
Dalam perjalanan politiknya selama kurang lebih 2 tahun ke ratusan titik di wilayah Kabupaten Sikka, Roma menemukan sejumlah persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Setidaknya ada delapan masalah menonjol yang menjadi catatan Roma.
Pertama, masih banyak warga mengalami kesulitan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan air minum. Kedua, masih banyak masyarakat yang belum bisa mengakses pendidikan ke perguruan tinggi karena kesulitan biaya. Ketiga, masih banyak warga tidak mampu yang belum terlindungi dengan jaminan kesehatan, dan sulit mengakses pelayanan kesehatan bagi warga di kepulauan.
Keempat, masih banyak rumah tangga yang belum menikmatipenerangan. Kelima, kesulitan masyarakat petani untuk mendapatkan pupuk dan subsidi bibit serta sarana produksi pertanian. Keenam, masih banyak guru honor yang diberi insentif sangat jauh dari kata memadai. Ketujuh, masih banyak warga penyandang disabilitas yang belum terlindungi.
Kedelapan, pemerintah desa mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugasnya karena sistem pendampingan dan pembinaan yang belum dilaksanakan secara baik, termasuk hak perangkat yang selalu terlambat dan berbulan-bulan baru dapat dicairkan.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Roma kemudian mengemas secara rapi permasalahan-permasalahan ini, melalui dokumen visi misi yang disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka. Dan dalam dokumen itu juga, Roma mengungkapkan sasaran-sasaran terukur yang akan menjadi prioritas program selama dipercayakan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sikka.
Media ini mencatat, ada 12 prioritas program Roma. Pertama,  menurunkan angka kemikinan dari 14,3% menjadi 7%. Kedua, menurunkan angka pengangguran dari 8,9% menjadi 6%. Ketiga, menargetkan air bersih 40.000 sambungan rumah dan 2.000 kran umum. Keempat, membangun jalan beraspal dari kawasan baru sepanjang 500 kilometer.
Berikutnya kelima, meteran listrik bersubsidi sebanyak 29.000 sambungan rumah. Keenam, perlindungan kesehatan terhadap 68.000 jiwa. Ketujuh, meningkatkan mutu pelayanan posyandu sebagai Pos Paud HI. Kedelapan, subsidi biaya produksi tanaman pangan. Kesembilan, menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Lalu kesepuluh, desa yang inovatif dan produktif. Kesebelas, terwujudnya birokrasi pemerintahan yang bersih. Dan keduabelas, terlindungi dan terpenuhinya kurang lebih 6.000 jiwa penyandang disabilitas dan penyandang masalah kesejahteraan sosial.*** (eny)

Berita Terkait

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator
Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi
Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis
Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:11 WITA

Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:14 WITA

Padam 5 Hari Akibat Gempa Bumi Tektonik, Listrik di Palue Kembali Nyala

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:05 WITA

Anak-Anak di Nitunglea-Palue Lewati 5 Titik Longsoran Ekstrim Demi Ambil Bantuan Sembako

Berita Terbaru

Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menyerahkan bantuan tenda kepada warga terdampak gempa bumi tektonik di Kecamatan Talibura, Sabtu (22/8)

Bencana Alam

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:33 WITA