




Maumere-SuaraSikka.com: Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Eltari Kupang NTT, Selasa (3/1) merilis prospek cuaca selama sepekan ke depan di wilayah NTT.
Rilis resmi tersebut ditandatangani Kepala Stasiun Metereologi Kupang Agung Sudiono Abadi dan Forecaster on Duty Nunik Tresnawati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Stasiun Meterologi Eltari Kupang Agung Sudiono Abadi menyebut 5 hasil pantauan kondisi atmosfer secara umum pada Selasa (3/1), sebagai bahan pertimbangan.
Pertama, posisi matahari berada di belahan bumi selatan (BBS), wilayah NTT berada pada musim hujan. Potensi pembentukan awan-awan konvektif meningkat menyebabkan potensi hujan ringan – lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang.
Kedua, suhu muka laut di wilayah NTT umumnya berkisar antara 28.0 °C – 30.0 °C dengan anomali suhu muka laut di wilayah NTT berkisar antara -0.5 °C hingga +1.0 °C.
Ketiga, MJO berada di kuadran 7, tidak berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan di wilayah NTT. Terdapat gelombang equatorial rossby yang aktif di wilayah NTT turut berkontribusi terhadap pertumbuhan awan hujan di NTT.
Keempat, tekanan udara di wilayah Indonesia pada umumnya berkisar antara 1008-1010 hPa. Tekanan udara di wilayah Asia berkisar antara 1012-1034 hPa, sedangkan di wilayah Australia berkisar antara 1000-1018 hPa. Adanya daerah tekanan rendah eks-siklon tropis Ellie di daratan Australia menyebabkan peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT.
Dan kelima, kondisi cuaca umumnya berawan potensi hujan ringan-lebat disertai petir dan angin kencang. Suhu udara berkisar dari 18-31°C, kelembaban udara berkisar antara 75-95 %, arah angin Barat-Barat Laut dengan kecepatan angin 30-60 km/jam.
Prospek Cuaca
Secara detail, BMKG merilis prospek cuaca per wilayah untuk edisi 3-6 Januari dan 7-9 Januari.
Pulau Timor, pada edisi 3-6 Januari umumnya berawan-hujan ringan disertai angin kencang. Potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Sedangkan untuk 7-9 Januari umumnya cerah berawan-berawan, berpotensi hujan ringan.
Pulau Rote, tanggal 3-6 Januari umumnya berawan hujan ringan yang dapat disertai petir dan angin kencang. Sedangkan 7-9 Januari umumnya cerah berawan-berawan, berpotensi hujan ringan.
Pulau Sabu, 3-6 Januari umumnya cerah berawan-berawan. Berpotensi hujan ringan yang dapat disertai petir dan angin kencang. Sedangkan 7-9 Januari umumnya cerah berawan-berawan.
Lalu Pulau Sumba, 3-6 Januari umumnya cerah berawan-berawan. Berpotensi hujan ringan yang dapat disertai petir dan angin kencang. Sedangkan 7-9 Januari umumnya cerah berawan-berawan.
Sementara itu Pulau Flores, tanggal 3-6 Januari umumnya cerah berawan-berawan. Berpotensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Sedangkan 7-9 Januari umumnya cerah berawan-berawan, berpotensi hujan ringan.
Untuk Pulau Adonara, Pulau Solor, dan Pulau Lembata, 3-6 Januari umumnya berawan-hujan ringan,
Berpotensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Sedangkan 7-9 Januari umumnya cerah berawan-berawan, berpotensi hujan ringan.
Lalu Pulau Alor dan Pulau Pantar, 3-6 Januari umumnya berawan-hujan ringan,
Berpotensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Sedangkan 7-9 Januari umumnya cerah berawan-berawan, berpotensi hujan ringan.
Peringatan Dini
Sebagaimana prospek cuaca, BMKG mengingatkan agar
waspada akan potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, banjir rob (banjir di wilayah pesisir), tanah longsor, pohon tumbang, rusaknya atap bangunan/prasarana, jalanan licin, dan sambaran petir.
Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing patut waspada akan potensi longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang. (eny)























