Terungkap, Bupati Sikka Terima Dana BTT Rp 10 Juta, Disaksikan Istri dan Oknum Polisi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 30 Januari 2023 - 15:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 55 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Valens Pogon dari Jaringan HAM sedang orasi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka

Valens Pogon dari Jaringan HAM sedang orasi di Kantor Kejaksaan Negeri Sikka

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah aliran uang dana belanja tidak terduga (BTT) TA 2021 di Kantor BPBD Sikka terungkap saat aksi Jaringan Hak-Hak Azasi Manusia (HAM) di Kabupaten Sikka, Senin (30/1).

Valens Pogon dalam orasinya di Kantor Kejaksan Negeri Sikka menyebut Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo pernah menerima dana BTT senilai Rp 10 juta.

“Bupati terima uang tunai sebesar Rp 10 juta yang langsung diserahkan Maria Reneldis Lebi di ruang kerja Bupati. Dan waktu itu disaksikan oleh isterinya dan seorang polisi,” ungkap Valens Pogon ketika membacakan catatan hukum dalam kasus temuan dana BTT.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, dia juga menyinggung uang Rp 2.500.000 sebagai biaya perjalanan dinas Bupati Sikka ke Kecamatan Doreng.

Baca Juga :  Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM

Maria Reneldis Lebi, orang yang disebut Valens Pogon, adalah bendahara pembantu pengeluaran dana BTT pada Kantor BPBD Sikka.

Terhadap informasi Valens Pogon, media ini sempat mengonfirmasi Maria Reneldis Lebi. Dia mengakui pernah menyerahkan uang Rp 10 juta kepada Bupati Sikka.

“Uang itu untuk selesaikan masalah di Lingkar Luar. Pa Daeng (Mohammad Daeng Bakir, Red) yang tanda tangan kuitansi dan uangnya saya antar ke ruang kerja Pa Bupati untuk diserahkan ke korban,” terang dia, Senin (30/1).

Menurut Neldis Lebi, dia diperintahkan Kalak BPBD waktu itu Mohamad Daeng Bakir untuk mengeluarkan uang Rp 10 juta, menyusul kasus pemukulan warga oleh Tim Patroli.

Baca Juga :  Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Dia menambahkan uang Rp 10 juta tersebut dia ambil dari pos uang lelah Tim Patroli. Tim Patroli terdiri dari anggota BPBD Sikka, Polres Sikka, Kodim Sika.dan SatPol PP Sikka.

Menurut dia, sebenarnya tidak ada masalah dengan uang Rp 10 juta yang diserahkan kepada Bupati Sikka. Persoalan menguak karena menjadi temuan BPK RI Perwakilan NTT.

Maria Reneldis Lebi menegaskan dari kasus semacam ini, dia merasa aneh dan janggal karena pada akhirnya justeru dia yang harus bertanggungjawab atas persoalan yang terjadi pada dugaan kasus korupsi dana BTT.*** (eny)

Berita Terkait

Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara
Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:02 WITA

Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM

Sabtu, 20 Juni 2026 - 14:03 WITA

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Bandara Frans Seda Maumere Ditutup Sementara

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:31 WITA

Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Berita Terbaru