
Maumere-SuaraSikka.com: Tim nasional Italia U-20 akhirnya bisa bernapas lega. Final Piala Dunia U-20 yang selama ini didambakan akhirnya tercapai pada edisi 2023.
Italia sudah mulai menunjukkan kekuatannya di level itu dalam dua edisi terakhir. Mereka mampu menembus semifinal pada tahun 2017 dan 2019. Namun, tidak satu pun berakhir di final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baru pada edisi tahun ini, skuad yang kini diasuh Carmine Nunziata selangkah lebih dekat dengan trofi juara. Ini adalah final pertama Italia di ajang Piala Dunia U-20.
Italia hanya perlu menyelesaikan satu tugas terakhir untuk menjadi juara di final pertama yakni mengalahkan Uruguay di Estadio Ciudad de La Plata, Senin (12/6) WIB.
Finis Runner-up Grup
Italia mengawali laga pembuka Grup D dengan hasil yang memuaskan. Menghadapi Brasil yang sudah punya lima titel di ajang ini, Italia menang 3-2.
Kejutan terjadi pada pertandingan kedua. Italia yang masih turun dengan kekuatan yang sama justru tumbang dari Nigeria dengan skor 0-2.
Untungnya di laga penentuan, Italia berhasil mengalahkan Republik Dominika dengan skor 3-0. Meski sama-sama mengoleksi enam poin dengan Brasil, Italia kalah produktivitas gol sehingga harus puas finis sebagai runner-up.
Menang Dramatis
Italia harus melalui pertarungan yang sengit kala berhadapan dengan Inggris di babak 16 besar. Laga sempat terlihat akan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Itu terjadi setelah Italia yang sempat unggul di menit ke-8 lewat Tommaso Baldanzi disamakan Alfie Devine pada menit ke-24. Skor 1-1 bertahan hingga hampir pertandingan selesai.
Untungnya di menit ke-87, Italia diberi hadiah pinalti oleh wasit menyusul handball yang dilakukan pemain bertahan Inggris. Cesare Casadei yang maju sebagai algojo sukses mencetak gol penentu kemenangan.
Mendominasi Kolombia
Di perempatfinal, italia berhadapan dengan Kolombia. Lawan punya dua pemain yang sedang on fire kala itu, Oscar Cortes (4 gol) dan Tomas Angel (3 gol).
Di luar dugaan, Italia justeru mendominasi Kolombia. Meski gawang yang dikawal Sebastiano Desplanches sempat kebobolan pada menit ke-49 lewat lesakan Johan Torres.
Namun, Italia melenggang ke semifinal berkat tiga gol yang masing-masing dicetak Casadei (9’), Baldanzi (38’), lalu ditutup dengan gol yang dicetak Fransesco Esposito (46’).
Redam Kejutan Korea Selatan
Dibandingkan dua lawan sebelumnya, lawan Italia di semifinal cenderung mudah. Mereka berhadapan dengan Korea Selatan.
Meski begitu, perwakilan Asia ini justeru dikuatirkan menghadirkan kejutan seperti yang sudah-sudah.
Benar saja, Korea Selatan sempat menahan skor 1-1 hingga ujung babak kedua. Gol dari Casadei (14’) dibalas lewat pinalti Lee Seung-won (23’).
Italia diselamatkan oleh Simone Pafundi. Tendangan bebas melengkungnya yang super cantik menembus gawang Korea Selatan pada menit ke-86 dan memastikan Italia menang 2-1.
Bukan kejutan melihat Italia berhasil menjejakkan kaki di partai final tahun ini. Dalam dua edisi sebelumnya, Italia selalu mencapai semifinal, meski hanya berakhir bertarung di perebutan tempat ketiga.
Final pertama Italia di Piala Dunia U-20 sepanjang sejarah akan ditantang Uruguay. Sama-sama belum pernah memenangkan turnamen ini, tetapi Uruguay tercatat sudah pernah menjejak ke final pada edisi 1997 dan 2013.*** (*/eny)




















