Anggelo, Bayi Hidrosefalus Hanya Pemulihan, Tidak Operasi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 Desember 2018 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 389 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi terakhir Anggelo, bayi hidrosefalus yang kini dalam penanganan Susteran Alma

Kondisi terakhir Anggelo, bayi hidrosefalus yang kini dalam penanganan Susteran Alma

Maumere-SuaraSikka.com: Suster Anastasia Kosi Paila dari Susteran Alma menyampaikan terjadi kekeliruan informasi terkait perkembangan Anggelo, bayi hidrosefalus yang sudah selama satu tahun bawah penanganannya. Menurut dia, Angelo tidak menjalani operasi, hanya pemulihan rutin saja.
“Anggelo sekarang perkembangannya sangat bagus. Dia menjalani terapi satu kali seminggu untuk perkembangan motorik dan dan oral motornya. Tanggal 24 November kemarin dia genap berusia 1 tahun,” tulis Suster Anastasia melalui WhatsApp, Jumat (7/12).

Berita Terkait:


Suster Anastasia melanjutkan ada kesalahpahaman tentang informasi Anggelo, bayi yang bernama lengkap Mario Anggelo Putra Janssens itu. Awalnya dia menghubungi seorang teman untuk urusan penjualan DVD yang berisi lagu-lagu rohani yang dinyanyikan anak-anak panti. Dalam komunikasi tersebut, sempat juga ada cerita tentang kondisi Anggelo.
“Rupanya di luar dugaan saya, ternyata teman ini menulis postingan di FB  dengan mengaitkan penjualan DVD dan operasi Anggelo. Padahal sesungguhnya tidak demikian. Anggelo sekarang ini dalam proses pemulihan saja. Penjualan DVD tidak ada hubungan dengan biaya pengobatan Anggelo,” tulis Suster Anastasia.
Suster Anastasia juga mengirimkan foto kondisi terakhir Anggelo. Bayi malang yang ditinggalkan ibunya di RSUD TC Hillers Maumere satu tahun yang lalu itu, tampak sehat sekali. Terlihat ada perkembangan pesat dari penyakit bawaan hidrosefalus sejak dia dilahirkan pada 24 November 2017.
Anggelo lahir dari seorang ibu yang bernama Martha Hedo. Saat dilahirkan berat badannya 4.300 gram dengan panjang 47 centimeter. Dokter Mario Nara yang waktu itu menangani Anggelo menjelaskan dari pemeriksaan USG sudah dapat dideteksi bayi ini mengalami kelainan pada kepala. Karena itu kelahiran bayi ini pun harus melalui operasi cesar.
Dua hari setelah melahirkan, Martha Hedo kabur dari rumah sakit dan meninggalkan Anggelo sendirian di atas tempat tidur. Pihak rumah sakit bersama aparat kepolisian sudah berupaya mencari Martha Hedo. Namun upaya itu tidak berhasil karena perempuan berusia 33 tahun itu tidak meninggalkan identitas yang jelas.
Dinas Sosial Kabupaten Sikka kemudian mengambilalih urusan ini. Karena tidak memiliki tempat penampungan bayi, akhirnya bayi malang tersebut diserahkan kepada Susteran Alma Maumere untuk penanganan lebih lanjut. Dalam perkembangannya, Anggelo kemudian dibawa ke Surabaya untuk menjalani operasi, dan hingga kini kodisinya sudah mulai membaik.*** (eny)
Baca Juga :  Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru