Ribuan Umat Katolik Hadiri Misa Requiem Uskup Agung Ende di Gereja Katedral Jakarta

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 21 November 2023 - 00:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 691 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umat Katolik melayat jasad Uskup Agung Ende Mgr Vincentius Sensi Potokota yang disemayamkan di Gereja Katedral Jakarta, Senin (20/11)

Umat Katolik melayat jasad Uskup Agung Ende Mgr Vincentius Sensi Potokota yang disemayamkan di Gereja Katedral Jakarta, Senin (20/11)

Maumere-SuaraSikka.com: Ribuan umat Katolik menghadiri Misa Requiem bagi Uskup Agung Ende Mgr Vincentius Sensi Potokota, yang berlangsung di Gereja Katedral Jakarta, Senin (20/11).

Umat Katolik yang hadir tersebut didominasi warga diaspora NTT yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Hebatnya, semua mereka tergerak hadir berkat kekuatan informasi melalui media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Umat memenuhi Gereja Katedral, bahkan meluap hingga ke halaman gereja dan mendekati Masjid Istiqlal, guna mengikuti Misa Requiem.

Baca Juga :  Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Misa Requiem itu sendiri dipimpin Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Soeharyo. Tampak hadir Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Mgr Pierro Pioppo, Uskup Bandung Mgr Antonius Subianto Bunjamin yang juga adalah Ketua KWI, Uskup Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur, dan Uskup Tanjung Karang Vinsensius Setiawan Triatmojo.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos

Misa Requiem berlangsung khidmat, diiringi Koor Ine Sina dari diaspora Ngada Jakarta. Lagu-lagu rohani khas Flores mengalir penuh sakral.

Setelah selesai Misa Requiem, umat Katolik sempat melayat. Kini jasad Uskup Agung Ende sudah dibawa ke Bandara Soekarno-Hatta. untuk selanjutnya diberangkatkan ke Ende melalui Kupang pada Selasa (21/11) pukul 02.00 WIB.

Berita Terkait

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat
Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos
SMKS Yohanes XXIII Maumere Beri Beasiswa Pendidikan Khusus Bagi Siswa Baru
Kontroversi Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Tergantung Kondisi Keuangan Daerah
Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 13:28 WITA

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:48 WITA

Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:06 WITA

SMKS Yohanes XXIII Maumere Beri Beasiswa Pendidikan Khusus Bagi Siswa Baru

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:43 WITA

Kontroversi Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka, Tergantung Kondisi Keuangan Daerah

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:31 WITA

Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat

Berita Terbaru

Seorang anak di Paroki Santo Michael Nita menerima Komuni Suci Pertama, Minggu (7/6)

Daerah

Hitung-Hitungan Sambut Baru: Sebuah Kesadaran yang Terlambat

Minggu, 7 Jun 2026 - 13:28 WITA

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago

Daerah

Sekolah Rakyat di Sikka, Tunggu Penentuan Resmi Kemensos

Minggu, 7 Jun 2026 - 07:48 WITA