Momen Spesial Ketika AHP “Diserbu” Pelajar Penerima PIP, Lorenso: Terima Kasih!

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 13:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 573 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pelajar penerima PIP pose bersama AHP, Jumat (12/1)

Sejumlah pelajar penerima PIP pose bersama AHP, Jumat (12/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebuah momen spesial dialami Andreas Hugo Pareira (AHP), anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDIP. Mendadak dia “diserbu” puluhan pelajar SMK Santo Thomas Maumere, Jumat (12/1) sekitar pukul 13.15 Wita.

Saat itu AHP sedang berada di Penjahit Cere Manuwalu di Jalan Wairklau Kelurahan Kota Uneng Kabupaten Sikka.

AHP berada di tempat itu dalam rangka penyerahan bantuan peralatan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bantuan berupa mesin jahit dan kelengkapannya senilai Rp 10 juta, merupakan perjuangan dan aspirasi AHP.

Ratusan pelajar SMK Santo Thomas yang baru saja keluar sekolah, sempat melintas persis di depan Cere Manuwalu. Letak Cere Manuwalu tidak jauh dari sekolah farmasi tersebut.

Baca Juga :  Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Sepintas terlihat sejumlah pelajar berbisik-bisik sambil melihat ke dalam Cere Manuwalu. Mereka sambil menunjuk ke arah AHP yang lagi duduk santai mendengarkan keterangan dari manajemen Cere Manuwalu.

“Itu sepertinya Bapa Andreas Hugo Parera yang kasih kita PIP,” celetuk pelan seorang pelajar kepada kawan-kawannya.

Berita Terkait

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:35 WITA

Maria Angela Yohanista Lulusan Terbaik SMPK Yapenthom 1 Maumere

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:54 WITA

Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere

Senin, 1 Juni 2026 - 12:05 WITA

Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:32 WITA

Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:32 WITA

Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Berita Terbaru