Kajari Sikka Pindah ke Nunukan, Ina Malo “Balik Kampung” ke Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Mei 2024 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 8,278 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolase Henderina Malo dan Fatoni Hatam

Kolase Henderina Malo dan Fatoni Hatam

Maumere-SuaraSikka.com: Jaksa Agung melakukan mutasi dan promosi terhadap 328 pejabat Eselon II dan Eselon III. Salah satu yang terkena kebijakan ini adalah Kajari Sikka Fatoni Hatam.

Kebijakan Jaksa Agung tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-523/C/05/2024 tanggal 21 Mei 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan dari dan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI.

Fatoni Hatam bertugas di Kejari Sikka sejak 9 Agustus 2022. Dia dipindahkan sebagai Kajari Nunukan. Penggantinya adalah Henderina Malo yang saat ini menjabat Kajari Kolaka Utara.

Kabupaten Sikka bukan daerah baru bagi Henderina Malo. Penunjukkan dia sebagai Kajari Sikka, ibarat pulang kampung. Henderina Malo pernah bertugas di Kejaksaan Negeri Sikka pada tahun 2007, waktu itu masih dengan nama Kejaksaan Negeri Maumere.

Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Karier perempuan ini gemilang. Dua tahun kemudian dia bisa menduduki jabatan Kepala Seksi Pidsus, hingga tahun 2012. Kemudian setelah itu pada tahun 2015 dia pindah ke Kejati NTT.

Di Maunere, pernah suatu waktu, saat menangani satu perkara yang menarik perhatian, selama proses hukum berjalan, ancaman dan aksi demo dari ratusan bahkan ribuan massa, mampu dihadapinya. Padahal saat itu, dia tengah hamil besar.

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru