Dua Jembatan Putus, Pantura Sikka Lumpuh Total

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 18 Januari 2019 - 09:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 39 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan yang menghubungkan 8 kabupaten di Pulau Flores di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda putus total akibat Jembatan Magerepu terbawa banjir bandang, Kamis (17/1)

Jalan yang menghubungkan 8 kabupaten di Pulau Flores di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda putus total akibat Jembatan Magerepu terbawa banjir bandang, Kamis (17/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Hujan deras yang menghantam wilayah Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Kamis (17/1) kemarin, mengakibatkan dua jembatan di Kecamatan Magepanda putus dan terbawa banjir bandang. Praktis transportasi pantai utara (pantura) lumpuh total. Hingga kini belum ada upaya solutif dari pemerintah propinsi dan pemerintah kabupaten.
Dua jembatan yang putus itu terletak di Desa Kolisia, yakni Jembatan Darurat  Dagemage, dan Jembatan Megerepu. Jarak dua jembatan ini kurang lebih 100 meter saja. Jalur ini menghubungkan 8 kabupaten di Pulau Flores, dari Kabupaten Flores Timur di ujung timur, hingga Kabupaten Manggarai Barat di ujung barat.
Sebelumnya Jembatan Dagemage sudah mengalami masalah sejak Desember 2017 lalu. Pemerintah Kabupaten Sikka terpaksa membangun dua jembatan darurat untuk melancarkan transportasi. Namun dua jembatan darurat ini juga mengalami kendala karena terlepasnya gelagar dari pangkuan. Pemerintah kembali memperbaiki dua jembatan darurat tersebut, hingga akhirnya kemarin putus setelah diterjang banjir bandang.
Hujan deras berlangsung sejak siang sekitar pukul 12.00 Wita, merata di seluruh wilayah Kabupaten Sikka. Debit air yang tinggi mengakibatkan banjir bandang yang kemudian menganyutkan jembatan darurat dan Jembatan Magerepu. Jembatan Magerepu sendiri adalah jembatan yang sudah berusia tua.
Puluhan kendaraan bermotor tampak antri di sepanjang dua ruas jalan, di Desa Kolisia dan Kolisia B. Pemerinah masih mencarikan solusi untuk membuka jalur alternatif agar transportasi di jalur pantura bisa berlangsung normal kembali.*** (eny)
Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA