Dua Jembatan Putus, Pantura Sikka Lumpuh Total
Dibaca 39 kali
Jalan yang menghubungkan 8 kabupaten di Pulau Flores di Desa Kolisia Kecamatan Magepanda putus total akibat Jembatan Magerepu terbawa banjir bandang, Kamis (17/1)
Maumere-SuaraSikka.com: Hujan deras yang menghantam wilayah Kabupaten Sikka Propinsi NTT, Kamis (17/1) kemarin, mengakibatkan dua jembatan di Kecamatan Magepanda putus dan terbawa banjir bandang. Praktis transportasi pantai utara (pantura) lumpuh total. Hingga kini belum ada upaya solutif dari pemerintah propinsi dan pemerintah kabupaten.
Dua jembatan yang putus itu terletak di Desa Kolisia, yakni Jembatan Darurat Dagemage, dan Jembatan Megerepu. Jarak dua jembatan ini kurang lebih 100 meter saja. Jalur ini menghubungkan 8 kabupaten di Pulau Flores, dari Kabupaten Flores Timur di ujung timur, hingga Kabupaten Manggarai Barat di ujung barat.
Sebelumnya Jembatan Dagemage sudah mengalami masalah sejak Desember 2017 lalu. Pemerintah Kabupaten Sikka terpaksa membangun dua jembatan darurat untuk melancarkan transportasi. Namun dua jembatan darurat ini juga mengalami kendala karena terlepasnya gelagar dari pangkuan. Pemerintah kembali memperbaiki dua jembatan darurat tersebut, hingga akhirnya kemarin putus setelah diterjang banjir bandang.
Hujan deras berlangsung sejak siang sekitar pukul 12.00 Wita, merata di seluruh wilayah Kabupaten Sikka. Debit air yang tinggi mengakibatkan banjir bandang yang kemudian menganyutkan jembatan darurat dan Jembatan Magerepu. Jembatan Magerepu sendiri adalah jembatan yang sudah berusia tua.
Puluhan kendaraan bermotor tampak antri di sepanjang dua ruas jalan, di Desa Kolisia dan Kolisia B. Pemerinah masih mencarikan solusi untuk membuka jalur alternatif agar transportasi di jalur pantura bisa berlangsung normal kembali.*** (eny)