Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 7,469 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Cabang BRI Maumere Nyoman Destrawan menemui orang tua wali murid penerima dana PIP, Rabu (12/6)

Pimpinan Cabang BRI Maumere Nyoman Destrawan menemui orang tua wali murid penerima dana PIP, Rabu (12/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dana Program Indonesia Pintar (PIP) mencuat di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Diketahui PIP tahap pertama untuk 29 pelajar SDI Iligetang belum cair. Malah kini diduga lenyap.

Sejumlah orang tua wali murid kemudian mendatangi Kantor Cabang BRI Maumere, Rabu (12/6), untuk mempertanyakan kejelasan dana PIP bagi anak-anak mereka.

Orang tua wali murid penerima PIP di Kantor BRI Cabang Maumere

Setidaknya terdapat 6 orang tua wali murid yang hari ini ke Kantor BRI Cabang Maumere yang terletak di Jalan Ahmad Yani. Mereka adalah Anastasia Djani Woda, Maria Goreti Mage, Emilia Stefania, Theresia Wea, dan Paul Yanka. Mereka diterima Pimpinan Cabang BRI Maumere Nyoman Destrawan.

Theresia Wea, orang tua dari Yohanes Marselo Gesi, pelajar Kelas 3 SDI Iligetang, mengaku heran dana PIP bisa lenyap. Padahal dia menyebut dana PIP sangat membantu biaya pendidikan anaknya.

Baca Juga :  Praperadilan Dugaan TPPO Eltras Pub di Maumere, Tidak Ada Perbuatan Melawan Hukum

“Setiap saat saya cek, saldo masih kosong. Nah saya baru tahu kalau ternyata dana PIP sudah lenyap, katanya ditarik kembali ke kas negara,” ungkap dia di Kantor BRI Cabang Maumere.

Theresia Wea mengatakan dia melakukan pengecekan karena telah menerima buku bank pada 14 Maret 2024 lalu. Anehnya, hingga Juni 2024 atau 3 bulan setelah menerima buku bank, saldo PIP masih saja tetap kosong.

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat
Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar
Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:22 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WITA

Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Selasa, 21 April 2026 - 07:37 WITA

Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Minggu, 19 April 2026 - 09:57 WITA

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WITA

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 12:12 WITA

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 07:39 WITA

Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti

Berita Terbaru