Setiap Kali Cek Saldo Masih Kosong, Ternyata PIP 29 Pelajar SDI Iligetang di Sikka Lenyap

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2024 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 7,477 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan Cabang BRI Maumere Nyoman Destrawan menemui orang tua wali murid penerima dana PIP, Rabu (12/6)

Pimpinan Cabang BRI Maumere Nyoman Destrawan menemui orang tua wali murid penerima dana PIP, Rabu (12/6)

Hal yang sama disampaikan Anastasia Djani Woda. Ibu dari Fransisko Resten Djani Woda, pelajar Kelas 1 SDI Iligetang, juga mengaku selalu mengecek pencairan dana PIP.

“Hampir setiap bulan cek, tapi saldo tetap nol. Terakhir saya cek beberapa hari lalu, itu juga masih nihil,” ungkap dia.

Theresia Wea dan Anastasia Djani Woda mengaku kaget ketika mendengar informasi dari orang tua wali lain yang membeberkan hasil print out rekening koran.

Dalam rekening koran disebutkan dana PIP sudah ditransfer pada 7 Maret 2024. Namun dalam waktu yang tidak terlalu lama pada hari itu juga, dana PIP yang sudah ditransfer ternyata ditarik kembali.

Paul Yanka, salah satu orang tua murid merasa heran karena meskipun dana sudah ditarik kembali pada 7 Maret 2024, tapi BRI Cabang Maumere selaku lembaga penyalur justeru seminggu kemudian membagikan buku bank.

Baca Juga :  Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

“Kalau dana sudah ditarik kembali, lalu untuk apa bagikan buku bank? Tujuannya apa?” tanya dia di depan Pimpinan Cabang BRI Maumere Nyoman Destrawan.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA