Dana PIP Lenyap, Kepala SDI Iligetang: Kami Tidak Makan Satu Sen Pun

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 13 Juni 2024 - 15:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 578 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan nama SDI Iligetang

Papan nama SDI Iligetang

Maumere-SuaraSikka.com: Dana Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi soal di SDI Iligetang Maumere di Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Orang tua wali 29 pelajar di sekolah itu kecewa karena dana yang sudah masuk ke rekening akhirnya lenyap tidak berbekas.

Persoalan ini kemudian membawa-bawa nama baik SDI Iligetang. Bahkan netizen yang tidak tahu duduk persoalan pun ikut memberikan komentar miring.

Kepala SDI Iligetang Simprosa Suriname yang ditemui Kamis (13/6) di sekolah itu memastikan pihak sekolah tidak mengetahui sama sekali masalah lenyapnya dana PIP. Sekolah, kata dia, hanya memroses syarat administratif hingga aktivasi.

“Urusan uang bukan urusan kami. Saya perlu tegaskan, kami tidak makan satu sen pun dana PIP,” tegas Simprosa Suriname.

Simprosa Suriname yang sudah 3 tahun menjadi Kepala SDI Iligetang mengaku sempat pening juga dengan masalah dana PIP. Selain dihubungi pihak Kementerian, didatangi pihak BRI Cabang Maumere sebagai lembaga penyalur, dia juga harus melayani sejumlah wartawan.

Baca Juga :  Penetapan 2 Tersangka Dugaan TPPO Eltras Pub Disinyalir Berdasarkan Tekanan TRuK-F dan Jaringan HAM Sikka

“Saya banyak kegiatan di sekolah. Tapi gara-gara ini, masalah yang kami sama sekali tidak tahu, kegiatan-kegiatan saya di sekolah jadinya terhambat,” ujar Simprosa Suriname sambil menolak diambil foto dirinya.

Berita Terkait

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain
Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas
Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik
Satu Lagi Perusahaan Penempatan PMI Hadir di Sikka
Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat
Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar
Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:22 WITA

Gaji PPPK Paruh Waktu di Sikka Rp 600 Ribu, PKB Sikka Usulkan Kurangi Dana Pokir DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 08:58 WITA

Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Selasa, 21 April 2026 - 07:37 WITA

Nasib Nakes PPPK Paruh Waktu di Sikka, Status Naik, Gaji Terjun Bebas

Minggu, 19 April 2026 - 09:57 WITA

Pater Otto Gusti Madung Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Filsafat Politik

Jumat, 17 April 2026 - 10:44 WITA

Warga Kelurahan Kabor di Sikka Ditemukan Meninggal Dunia di Ruang Tamu, Jenazah Dikerubungi Lalat

Kamis, 16 April 2026 - 10:21 WITA

Penyidik Polres Sikka Bakal Periksa Novi di Mapolda Jabar

Rabu, 15 April 2026 - 12:12 WITA

Perlawanan Kader Nasdem Sikka, Tuntut Tempo Minta Maaf

Rabu, 15 April 2026 - 07:39 WITA

Tetapkan Tersangka TPPO Eltras Pub di Maumere, Penyidik Pastikan Kantongi 4 Alat Bukti

Berita Terbaru