

Maumere-SuaraSikka.com: Persoalan Perumda Mawarani di Kabupaten Sikka kini menjadi diskusi hangat setelah 3 tahun perusahaan daerah itu tidaķ beraktifitas.
Kini mencuat ke permukaan adanya dugaan bahwa Direksi dan Pengawas Perumda Mawarani disebut-sebut sebagai titipan politik dan ATM pejabat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini terungkap dalam Rapat Konsultasi antara Pemkab Sikka dan DPRD Sikka terkait keberadaan Perumda Mawarani, Selasa (8/10).
Anggota Fraksi Partai Nasdem Heriawan menilai persoalan Perumda Mawarani tidak hanya seperti yang dipaparkan Penjabat Bupati Sikka Adrianus Firminus Parera dalam Rapat Konsultasi.
“Yang kami dengar itu ada desas-desus Direksi dan Pengawas menjadi ATM pejabat. Semoga saja tidak benar,” selenting dia.
Desas-desus ATM pejabat, ujar Heriawan, sangat berkorelasi dengan jumlah Direksi dan Pengawas.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


Ikuti Kami
Subscribe












