Punya Pengalaman Positif, Musdalifah Salut Program JKN

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 06:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 75 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musdalifa, warga Kabupaten Sikka, peserta Program JKN

Musdalifa, warga Kabupaten Sikka, peserta Program JKN

Maumere-SuaraSikka.com: Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat dirasakan manfaatnya oleh banyak masyarakat. Salah satunya Musdalifa, warga Kabupaten Sikka.

Perempuan 42 tahun ini mengaku sudah memanfaatkan layanan di fasilitas kesehatan dengan Program JKN sejak lama. Berulang kali dia mengakses layanan kesehatan dengan Program JKN. Dia selalu merasa puas dengan pelayanan petugas medis. Ia dilayani dengan sangat baik sebagai peserta JKN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Musdalifah selalu memanfaatkan Program JKN sejak saat hamil. Dia rutin memeriksakan kandungan di Pondok Bersalin Desa (Polindes) di dekat rumahnya. Bidan yang menanganinya sangat perhatian. Akses layanan melalui JKN sangat mudah, tanpa kesulitan dalam mengurus administrasi.

Baca Juga :  Bangunan SDN Wolomoni di Niawula Ende Digusur Paksa, Jadikan Koperasi Desa Merah Putih, Satgas FP NTT Nasional Kecam Keras!

“Saya melahirkan anak pertama hingga anak kelima semua dengan Program JKN. Pelayanan di Puskesmas sangat baik. Bidan, dokter dan perawat tidak membeda-bedakan, mereka benar-benar memperhatikan pasien. Kalau ke sana saya cukup kasih tunjuk KTP sudah bisa langsung dilayani,” ujar Musdalifa, Senin (25/11) lalu.

Baca Juga :  Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Hal yang membuat Musdalifah salut dengan Program JKN yakni adalah semua pelayanan kesehatan tidak membuatnya mengeluarkan biaya. Program JKN ini ada dengan sistem gotong royong, iuran JKN dikumpulkan untuk membantu peserta yang membutuhkan. Musdalifah bahkan tidak mengeluarkan biaya untuk melahirkan lima kali karena semua ditanggung Program JKN. Termasuk ketika dia dan anggota keluarga sakit batuk pilek.

“Selama ini saya tidak pernah mengeluarkan biaya untuk berobat. Saya merasa terbantu sekali,” ungkap dia senang.

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA