Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Vicky da Gomez Editor : Redaktur Dibaca 585 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago

Maumere-SuaraSikka.com: Gagal bertemu Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago di DPRD Sikka, Kamis (11/6), para pedagang Pasar Alok di Maumere Kabupaten Sikka kecewa berat. Mereka menuding orang nomor satu di Kabupaten Sikka itu sengaja melarikan diri demi menghindar aksi protes terhadap upaya penertiban pedagang.

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menampik dirinya melarikan diri. Dia mengaku justeru lebih cepat meninggalkan Kantor DPRD Sikka karena ada agenda lain yang juga sangat penting.

“Saya tidak melarikan diri, saya sudah sampaikan ke Ketua DPRD bahwa saya di saat bersamaan harus me-launching BPJS Ketenagakerjaan untuk para pekerja ekosistem di Desa/Kelurahan seperti Linmas, RT/RW, dan Kader Posyandu,” jelas dia.

Bupati Sikka menambahkan saat dia tiba di Kantor Bupati, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Maumere, Pelaksana Tugas Kadis PMD, Camat, Kepala Desa dan perwakilan penerima sudah menunggu dirinya.

Baca Juga :  PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar

Terkait penertiban di Pasar Alok, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago memastikan sejak awal sudah menugaskan kepada Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi.

Sebagaimana diberitakan, sejumlah pedagang di Pasar Alok mendatangi Kantor DPRD Sikka untuk bertemu Bupati Sikka. Saat itu Bupati Sikka sedang mengikuti rapat paripurna dengan agenda Keterangan Pemerintah terhadap Pemandangan Umum Fraksi atas Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.

Berita Terkait

PMKRI Maumere Pertanyakan Sisa Logistik Bencana dan Bantuan Presiden Rp 20 Miliar
Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo
Kemelut di SMKN 1 Maumere, Gaji 52 Guru Pegawai Turun, Kepsek: Bukan Pemotongan Tapi Penyesuaian
Dapat Program Revitalisasi Rp 909,9 Juta, 5 Ruang Kelas di SMPK Yapenthom 1 Maumere Mulai Dibongkar
Jangan Jadikan Nusa Tenggara Timur Seperti Irlandia: Sebuah Kajian Sosial-Budaya
Gempa Bumi Tektonik 4,6 Magnitudo Dirasakan di Nagekeo, Tidak Berpotensi Tzunami
Dokumen Persyaratan Sudah Terpenuhi, Ketua Fraksi Partai Gerindra Sikka Desak Definitifkan SD Borablupur
Dinas PKO Sikka Diduga Membiarkan Pungutan di Sekolah
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Laporkan Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:12 WITA

Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:47 WITA

Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:51 WITA

Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri

Berita Terbaru

Suasana Operasi Tim SAR Gabungan saat pencarian korban gempa bumi tektonik beberapa waktu lalu

Bencana Alam

Basarnas Tutup Operasi SAR Gempa Flores 7,7 Magnitudo

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:55 WITA