Gorgonius Nago Bapa Cetak Dua Sejarah

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 22 Agustus 2018 - 19:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 21 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan pada upacara apel bendera HUT 73 RI di Lapangan Umum Kota Baru, Jumat (17/8)

Foto: Ketua DPRD Sikka Gorgonius Nago Bapa membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan pada upacara apel bendera HUT 73 RI di Lapangan Umum Kota Baru, Jumat (17/8)

“Kemerdekaan nasional bukan pencapaian akhir, tapi rakyat bebas berkarya adalah pencapaian puncaknya” ~ Sutan Syahrir.

Maumere, SuaraSikka.com – Gorgonius Nago Bapa, Ketua DPRD Sikka, mencatat dua sejarah pada peringatan HUT 73 Kemerdekaan RI, Jumat (17/8). Dengan jabatan yang politik yang melekat pada dirinya, catatan sejarah itu memang sudah menjadi hal yang biasa, namun tidak semua orang bisa mendapatkannya.
Pada upacara apel bendera di pagi hari, Gorgonius Nago Bapa diberi peran membacakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Setiap tahun, Ketua DPRD Sikka dipercayakan menjalankan peran itu. Selama kurang lebih 9 tahun, peran ini dilakukan oleh Rafael Raga.
Saat pelaksanan apel bendera memperingati HUT Kemerdekaan RI tahun ini, Rafael Raga sudah tidak lagi menjadi Ketua DPRD Sikka. Dia sudah mengundurkan diri karena keikutsertaan sebagai Calon Wakil Bupati Sikka pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Tahun 2018 lalu. Gorgonius Nago Bapa sendiri dilantik sebagai Ketua DPRD Sikka pada 3 Juli 2018 lalu.
Catatan sejarah yang lain pada Gorgonius Nago Bapa yakni menjadi Inspektur Upacara pada upacara penuruan bendera merah putih pada sore harinya. Meski baru pertama kali, dia menjalankan tugas ini secara baik.
Sayangnya, upacara ini sempat mengalami gangguan sewaktu bendera merah putih akan diturunkan. Tampak terjadi masalah pada pengait bendera, sehingga sang saka tidak bisa diturunkan secara sempurna.
Gorgonius Nago Bapa yang waktu itu bertindak sebagai inspektur upacara mengaku sangat tenang menghadapi insiden tersebut. Dia tidak kaget, tegang atau pun panik. Dan setelah itu dia melihat seorang tentara masuk ke lapangan upacara, kemudian memanjat tiang bendera untuk membetulkan pengait bendera yang mengalami gangguan.
Terhadap insiden ini, Gorgonius Nago Bapa menganggap sebagai sebuah kesalahan teknis yang bisa saja terjadi. Menurut dia, sangat susah mendapatkan hal yang sempurna pada kegiatan-kegiatan seperti itu.*** (eny)
Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Berita Terkait

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru