Beginilah Perjuangan Ekstra Pemudik Kojadoi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 3 Juni 2019 - 16:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang anak kecil yang hendak mudik ke Desa Kojadoi, Senin (3/6), terpaksa berjongkok di atas jembatan darurat untuk menuju ke kapal motor penumpang

Seorang anak kecil yang hendak mudik ke Desa Kojadoi, Senin (3/6), terpaksa berjongkok di atas jembatan darurat untuk menuju ke kapal motor penumpang

Maumere-SuaraSikka.com: Dua hari menjelang Idul Fitri, Senin (3/6), ratusan warga Desa Kojadoi Kecamatan Alok Timur Kabupaten Sikka Propinsi NTT ramai-ramai mudik melalui Pelabuhan Laurensius Say Maumere. Mereka pun harus berjuang ekstra agar bisa merayakan hari kemenangan di kampung halaman.
Pantauan media ini di Pelabuhan Laurensius Say, ada dua buah kapal motor tradisionil yang bersandar di dermaga dekat bangunan Terminal Penumpang, atau persisnya di ujung timur kawasan Pelabuhan Laurensius Say. Satu buah kapal dengan tujuan Desa Kojagete, sedangkan satu buah kapal lagi dengan tujuan Desa Kojadoi.
Dua kapal ini sengaja bersandar di situ karena tinggi bodi kapal persis sejajar dengan tembok penahan gelombang. Nahkoda menyandarkan bagian belakang kapal, tapi tidak bisa langsung mendekat ke tembok penahan gelombang, karena perairan di bagian itu agak dangkal.
Posisi sandar kapal ini mengakibatkan pemudik yang hendak ke Kojadoi kesulitan naik ke atas kapal. Awak kapal lalu menyiasati membuat jembatan darurat dengan menggunakan sebuah tangga. Jembatan darurat itu dibentangkan secara manual dari punggung belakang kapal ke tembok penahan gelombang.
Beginilah Perjuangan Ekstra Pemudik Kojadoi
Pemudik Kojadoi melewati jembatan darurat di Pelabuhan laurensius Say Maumere, Senin (3/6)
Para penumpang yang hendak ke atas kapal harus melewati jembatan darurat tersebut. Meski sudah ada jembatan darurat, alternatif itu belum membuat nyaman penumpang. Hempasan gelombang yang besar saat itu bisa mementalkan posisi jembatan darurat. Kondisi ini cukup mengganggu alur penyeberangan melalui jembatan darurat.
Para penumpang yang hendak naik ke atas kapal, sangat hati-hati melewati jembatan darurat, agar tidak terpeleset dan terjatuh ke kaut. Ada yang terpaksa mengulurkan tangan, meminta bantuan awak kapal yang berdiri di atas kapal. Beberapa anak kecil usia pelajar sekolah dasar, terpaksa melewati jembatan darurat dengan cara berjongkok.
Penyeberangan dengan menggunakan jembatan darurat sebenarnya bisa terhindarkan jika kapal-kapal motor tradisionil semacam ini bersandar pada dermaga yang lebih menjamin keselamatan. Namun sudah menjadi hal yang  biasa, kapal-kapal penumpang tujuan Kojadoi, Kojagete, termasuk ke Kecmatan PaluE lebih senang bersandar di tempat itu.
Kapal tanpa nama tujuan Kojadoi ini akhirnya berangkat sekitar pukul 14.30 Wita. Kapal ini mengangkut hampir 100 orang penumpang, yang didominasi ibu-ibu, para pelajar dan mahasiswa. Jumlah penumpang ini melebihi kapasitas jika dibandingkan dengan ukuran kapal yang secara normal hanya boleh mengangkut 50-60 penumpang.*** (eny)
Baca Juga :  Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Berita Terkait

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Berita Terbaru

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA