Sikka Jadi Tempat Kajian Kemajemukan Bangsa

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 20 Juni 2019 - 18:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 40 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rufqi Muna, Ketua Tim Pengkaji Kemajemukan Bangsa

Rufqi Muna, Ketua Tim Pengkaji Kemajemukan Bangsa

Maumere-SuaraSikka.com: Tiga orang tim kajian kemajemukan bangsa datang ke Kabupaten Sikka. Mereka akan melakukan kajian, yang hasilnya nanti disampakan kepada Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Kabupaten Sikka menjadi satu-satunya tempat kajian di wilayah propinsi NTT.
Rufqi Muna, selaku Ketua Tim Pengkaji, yang ditemui di Kantor Bupati Sikka, Rabu (19/6), mengatakan Kabupaten Sikka dipilih karena dalam catatan Tim Pengkaji, Kabupaten Sikka memiliki kekhasan dari sisi toleransi dan hubungan antaragama. Sebagai daerah dengan mayoritas penduduk beragama Katolik, Kabupaten Sikka tercacat mampu menjaga kemajemukan dan keharmonisan untuk semua umat beragama.
Dari catatan dan beberapa informasi yang diperoleh, Tim Pengkaji malah menyimpulkan kemajemukan dan keharmonisan yang terjadi di Kabupaten Sikka selama ini, tidak saja pada tataran dialog, tetapi sudah menjadi  implementasi di tengah masyarakat.
“Yang ada di daerah ini, bukan saja dialog, tetapi pada tataran implementasi. Nah, kerja sama antarmasyarakat yang berbeda latar belakang agama, itu menjadi hal yang penting. Dan ini yang menjadi catatan kami untuk memastikan melakukan kajian di sini,” ungkap Rufqi Muna yang baru selesai bertemu Bupati Sikka.
Selain itu, tambah dia, Kabupaten Sikka merulakan daerah yang menarik, karena juga melahirkan tokoh-tokoh nasional yang punya nama besar. Tokoh-tokoh nasional itu tidka saja hebat di sektor pemerintahan, tetapi juga memiliki intelektualitas yang tidak diragukan. Tim Pengkaji menilai daerah ini memiliki tradisi pendidikan yang cukup bagus sehingga melahirkan intelek-intelek yang sangat memberikan kontribusi untuk kemajuan Indonesia.
Rufqi Muna menjelaskan dia bersama Syahlan Riyadi dan Zulcahya akan melakukan pengumpulan data dan informasi berkaitan dengan aspek kemajemukan bangsa dalam kepentingan pembangunan kesejahteraan secara  nasional.
“Kita ini negeri yang sangat majemuk, sangat bhineka. Dan tentu pertimbangan atau melihat aspek kemajemukan untuk membangun kesejahteraan di negeri kita begitu penting. Kemampuan kita untuk saling menghargai, mengelola kemajemukan secara bersama di negeri yang sangat majemuk ini, tentu akan sangat penting sekali untuk membawa Indonesia ke depan,” ujar dia.
Kajian ini dilakukan secara berseri, karena sebelumnya Tim Pengkaji sudah melakukan kajian dari berbagai sisi, yakni kemajemukan politik dan kemajemukan budaya. Saat ini dilakukan kajian pada aspek kemajemukan dalam pembangunan kesejahteraan, karena pembangunan kesejahteraan harus juga memperhatikan aspek kemajemkukan sebagai basis.
Tim Pengkaji sudah menyambangi beberapa kota di Indonesia seperti Padang, Banten, Bandung, Aceh, dan juga Manado. Hasil kajian akan diserahkan kepada Wantimpres, melalui Malik Fahar yang adalah salah satu anggota Watimpres. Sebagai pihak yang bertugas memberikan pertimbangan kepada Presiden, Wantimpres akan merumuskan hasil kajian untuk kemudian menjadi masukan dan pertimbangan kepada Presiden.*** (eny)
Baca Juga :  Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Berita Terkait

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin
Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin
All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin
Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:43 WITA

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:58 WITA

Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan

Berita Terbaru

Wasit yang memimpin pertandingan antara BMP Flores Timur dan Persami Maumere di Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (12/8)

Daerah

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Rabu, 12 Agu 2026 - 20:48 WITA

Ekspresi berbeda pemain Persami Maumere dan Perss Soe usai laga di Gelora Samador da Cunha Maumere, Senin (10/8)

Daerah

All Flores Semifinal Terjadi di Piala Suratin

Senin, 10 Agu 2026 - 18:43 WITA