Rekor Corona di Beru, Lengkap Tiga Klaster

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2020 - 08:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 11 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kelurahan Beru dari Klaster Magetan dievakuasi ke ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, (17/5) malam

Warga Kelurahan Beru dari Klaster Magetan dievakuasi ke ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, (17/5) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Kelurahan Beru Kecamatan Alok Timur untuk sementara memegang rekor corona di Kabupaten Sikka. Tiga klaster yang terpapar virus, lengkap hadir di kelurahan ini.

Tiga klaster itu adalah Lambelu, Gowa, dan Magetan. Klaster Lambelu merupakan eks penumpang KM Lambelu yang tiba di Maumere pada 7 April 2020.

Klaster Gowa merupakan peserta Ijtima Ulama di Gowa. Dan Klaster Magetan yakni penghuni Pondok Pesantren Al Fatah Magetan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari sisi jumlah, sampel swab warga Kelurahan Beru yang dikirim ke Laboratorium WZ Yohanes di Kupang, sebanyak 5 sampel, yakni 2 dari Klaster Lambelu, 2 dari Klaster Gowa dan 1 dari Klaster Magetan.

Baca Juga :  Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar

Mengikuti rilis Satgas Covid Sikka dalam 4 hari terakhir, Beru mencatat 3 warga positip corona, masing-masing 1 orang dari 3 klaster. Tiga yang positip corona itu terdiri dari 2 laki-laki dari Klaster Lambelu dan Gowa, dan 1 perempuan dari Klaster Magetan.

Kini 5 warga Beru itu sudah dipindahkan dari lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dan Gedung SCC, ke ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.

Fakta di Beru ini berbeda dengan desa atau kelurahan lain di Kabupaten Sikka, yang warganya juga terpapar virus corona.

Ada desa atau kelurahan yang hanya 1 klaster atau 2 klaster. Yang 2 klaster misalnya Desa Nangahale, dari Klaster Lambelu dan Gowa. Lebih banyak desa atau kelurahan yang hanya mencatat 1 klaster saja.

Baca Juga :  Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Sebagaimana diketahui, Satgas Covid Sikka mengirim 71 sampel swab ke Kupang, terdiri dari 47 sampel Klaster Lambelu, 21 sampel Klaster Gowa, 2 sampel Klaster Magetan, dan 1 sampel nahkoda Meratus Bontang.

Dari 71 sampel swab tersebut, dipastikan 26 sampel yang positip corona, yakni 21 Klaster Lambelu, 3 Klaster Gowa, dan 2 Klaster Magetan.

Paskah pengumuman 26 warga Sikka yang terpapar corona, Satgas Covid setempat langsung melakukan penelusuran rekam jejak untuk mencari tahu orang-orang yang pernah berkontak erat dengan 26 orang tersebut.*** (eny)

Berita Terkait

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri
Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut
Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak
Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah
Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka
Polemik Dapur SPPG 3T di Sikka Seret AWK, Investor Sebut Belum Ada Pencairan BGN dan Bereskan Utang Rekanan di Lapangan
Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta
Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:31 WITA

Pedagang Pasar Alok Sempat Kejar, Bupati Sikka: Saya Tidak Melarikan Diri

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:17 WITA

Kecewa Bupati Sikka Melarikan Diri, Pedagang Pasar Alok Teriak Pemimpin Pengecut

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:44 WITA

Penertiban Brutal di Pasar Alok, Terpal Dirobek, Meja Dagangan Diinjak

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:50 WITA

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:30 WITA

Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak di SMKS Yohanes XXIII Maumere, Juara LKS Tingkat Kabupaten Sikka

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:45 WITA

Rekanan Mengeluh, AWK Belum Bayar Pekerjaan 4 Titik Dapur SPPG di Sikka, Nilainya Mencapai Rp 754 Juta

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:27 WITA

Sekolah Dihancurkan demi Koperasi Desa Merah Putih, AHP: Sangat Keterlaluan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:51 WITA

10 Kali Dapat Opini WTP, Bupati Sikka: Berkat Komitmen Eksekutif dan Legislatif

Berita Terbaru

Daerah

Fraksi Partai Perindo Sikka Wanti-Wanti Pungli di Sekolah

Kamis, 11 Jun 2026 - 07:50 WITA