Rabies Serang 9 Kecamatan di Kabupaten Sikka, 31 Spesimen Positip

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 September 2018 - 06:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kesehatan sedang mrelakukan vaksinasi terhadap anjing;

Petugas kesehatan sedang mrelakukan vaksinasi terhadap anjing;

Maumere-SuaraSikka.com: Masyarakat Kabupaten Sikka diimbau untuk mengantisipasi penyakit rabies. Data menunjukan bahwa rabies telah menyerang masyarakat pada 21 desa di 9 kecamatan. Dan sampai Kamis (6/9) hari ini, teridentifikasi sudah 31 spesimen otak anjing yang dinyatakan positip rabies.

Data yang diperoleh dari Dinas Pertanian, menyebutkan 9 kecamatan itu yakni Alok, Alok Timur, Kangae, Kewapante, Hewokloang, Waigete, Nita, Doreng, dan Koting. Sementara spesimen yang positip rabies, tertinggi berasal dari Kecamatan Kangae yakni sebanyak 8 spesimen, terdiri atas 3 dari Habi, masing-masing 2 dari Langir dan Teka Iku, dan 1 dari Watumilok.


Berita Terkait:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Jumlah spesimen positip sebanyak 31 merupakan peningkatan yang terjadi pasca meninggalnya bocah perempuan berinisial EG pada Minggu (2/9) lalu. Sebelumnya Penjabat Bupati Sikka Mekeng P. Florianus melalui surat resminya kepada para camat dan lurah, Jumat (31/8) menyebutkan 29 spesimen positip. Dia menegaskan ini kembali ketika memberi keterangan kepada media pada Senin (3/9).

Baca Juga :  Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere

Namun setelah tiga hari berselang, bertambah lagi 2 spesimen positip rabies, di mana satu berasal dari Kecamatan Nita satunya lagi dari Kecamatan Alok Timur. Hal ini diketahui ketika Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Hengki Sali memberikan laporan saat pertemuan koordinasi di Aula Kantor Dinas Pertanian, Kamis (6/9).

Pertemuan koordinasi tersebut dihadiri Direktur Kesehatan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian drh. Fadjar Sumping Tjatur Rassa, Kepala Balai Besar Veteriner Denpasar dr. Masa Temaya, Kepala Sub Direktorat Zoonosis Kementerian Kesehatan drh. Endang Buni, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Propinsi NTT Yos Dandut, dan sejumlah pelaku penanganan rabies di Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere

Meski menyerang pada 9 kecamatan, tetapi kasus gigitan anjing dilaporkan telah terjadi pada hampir semua daerah di kabupaten ini. Sampai dengan akhir Agustus disebutkan terjadi 720 gigitan anjing. Namun dari laporan Kadis Pertanian Hengki Sali pada pertemuan koordinasi, diketahui jumlah gigitan anjing telah menjadi sebanyak 732 kasus.

“Pada tahun 2018 ini sudah terjadi 732 kasus gigitan anjing. Dari jumlah kasus tersebut kami mengirim 66 spesimen otak anjing, dan ada 31 yang dinyatakan positip rabies,” demikian Hengki Sali memberikan laporan pada saat pertemuan koordinasi.

Data yang himpun media ini, selama 20 tahun sejak tahun 1998, sudah sebanyak 363 spesimen otak anjing yang dikirim untuk mengetahui statusnya. Dari jumlah spesimen tersebut, sebanyak 253 spesimen yang dinyatakan positip rabies atau setara 69,70 persen.*** (eny)

Berita Terkait

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memberikqn keterangan kepada wartawan usai menggelar Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis (2/7)

Nasional

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Jul 2026 - 17:04 WITA