Jasad Bayi Hasil Selingkuh Ditemukan Membusuk di Lubang Toilet

0
441
Jasad Bayi Hasil Selingkuh Ditemukan Membusuk di Lubang Toilet
Ilustrasi
Maumere-SuaraSikka.com: MH, seorang perempuan muda, berusia 36 tahun, kini harus berhadapan dengan proses hukum. Dia duga telah melakukan pembunuhan terhadap bayi hasil selingkuhnya, Kamis (6/9). Jasad bayi yang jadi korban ditemukan dalam keadaan membusuk di lubang toilet, dua hari sesudahnya.
Peristiwa ini terjadi di rumah pelaku di Wairmitak Desa Persiapan Mahekelan Kecamatan Waigete. Kasus ini terungkap menyusul laporan dari Nona Selak kepada SPKT Polsek Waigete pada Sabtu (8/9) sekitar pukul 09.00 Wita. Polisi yang bertindak cepat, kemudian mengamankan pelaku dan membawa jasad bayi itu ke BLUD TC Hillers untuk dilakukan visum.
Bayi yang tidak berdosa itu diduga merupakan hasil hubungan gelap atau selingkuh antara MH dengan seorang lelaki berinitial SUL. Perselingkuhan ini terjadi sejak Februari 2018 lalu. MH sendiri sebenarnya sudah memiliki suami, meskipun keduanya belum menikah secara agama. Keduanya telah memiliki enam orang anak. Saat ini suaminya sedang berada di Kalimantan.
Kapolres Sikka Rickson PM Situmorang melalui keterangan resminya kepada media, Sabtu (8/9), menjelaskan pada Kamis (6/9) sekitar pukul 01.00 Wita, MH merasa sakit perut, dan langsung menuju toilet di belakang rumah. Dan pada saat itu MH melahirkan bayi dari dalam kandungannya. MH pun membiarkan bayi malang itu di dalam lubang toilet.
“Menurut pengakuan pelaku, saat dia melahirkan bayi tersebut sudah meninggal dunia. Bayi jenis kelamin laki-laki. Lalu pelaku membiarkan saja bayi di dalam lubang toilet,” jelas Rickson Situmorang.
Dua hari sesudahnya, kasus bayi di dalam lubang toilet ini akhirnya terkuak. Bermula dari EE, 28 tahun dan MS, 56 tahun, yang mencium aroma bau busuk dari arah rumah pelaku. Penasaran dengan bau busuk itu, keduanya lalu mencari tahu sumber masalahnya. Diketahui aroma bau busuk itu dari toilet. Dan ketika melihat ke dalam toilet, mereka melihat sosok jasad bayi yang sudah membusuk.
Keduanya langsung menghubungi Nona Selak per telepon, dan menyampaikan apa yang mereka lihat. Akhirnya Nona Selak langsung mendatangi SPKT Polsek Waigete untuk melaporkan kejadian itu. Dari hasil interogasi polisi terhadap pelaku, diketahui bayi terebut merupakan hasil hubungan gelapnya bersama SUL.
Setelah mendapat laporan, Tim Identifikasi Polres Sikka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, di bawah pimpinan Kepala SPKT Polres Sikka Ipda Manurung, Paur Identifikasi Aipda David Daud Jeradu, Kapolsek Waigete Iptu Siprianus Raja, dan anggota polisi lainnya.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini