Inilah Profil Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 25 September 2018 - 17:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 328 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu

Uskup Maumere Mgr Edwaldus Martinus Sedu

Maumere-SuaraSikka.com: Keuskupan Maumere akan memiliki uskup yang baru. Mgr Edwaldus Martinus Sedu, Vikjen Keuskupan Maumere telah dtunjuk Tahta Vatikan menggantikan Uskup Maumere Mgr Gerulfus Kherubim Pareira. Pengumumannya pada 14 Juli 2018, disambut suka cita para imam, biarawan, biarawati, dan umat yang hadir di Lepo Bispu Jalan Wairklau pada petang itu.
Edwaldus Martinus Sedu atau biasa disapa Ewal, lahir di Bajawa pada 30 Juli 1963, dari pasangan Nikolaus Gapi dan Maria Dhone. Ayahnya seorang pensiunan pegawai negeri sipil, sedangkan ibunya seorang ibu rumah tangga. Dia adalah anak keempat dari 11 bersaudara. Seorang kakak dan adiknya menjadi biarawati.
Ewal mengawali jenjang pendidikan di TK Regina Pacis Bajawa pada 1967-1969. Lalu dia meneruskan ke SDK Bajawa III di Ngadukelu. Enam tahun di sekolah dasar, Ewal melanjutkan ke jejak seminarisnya ke SMP Seminari Mataloko dan SMA Seminari Mataloko, hingga tamat tahun 1983. Kemudian 1 tahun (1983/1984) dia menjalankan TOR di Seminari Tinggi Ritapiret.
Selanjutnya Ewal menekuni studi di STFK Ledalero hingga meraih Sarjana Filsafat pada tahun 1991. Dalam rentang waktu itu, pada 1988/1989 dia sempat menjalankan TOP di Seminari Menengah Santo Yohanes Berchmans Todabelu.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Kemudian dia ditahbiskan sebagai diakon pada 21 Oktober 1989, dan melakukan praktik diakonat di Paroku Lekebai pada 1990/1991. Pada tanggal 7 Juli 1991, Ewal yang kala itu berusia 28 tahun, ditahbiskan menjadi Imam di Paroki Santo Yosef Bajawa. Motto imamatnya adalah Ini Aku, Utuslah Aku (Yes 6:8).
Pastor muda usia ini dipercayakan sebagai Pastor Rekan Paroki Santo Yosef Bajawa sejak Agustus 1991 hingga Maret 1993. Selanjutnya dia dipercayakan sebagai Pastor Paroki Maria Bunda Karmel di Wolofeo sampai Maret 1995. Pada April 1995 Romo Ewal mulai masuk Kota Maumere, dipercayakan sebagai Pastor Paroki Santo Yosef Maumere sampai Juli 1997.
Sebelumnya, pada tahun 1995-1995 dia ditunjuk sebagai Koordinator Pelatihan Kepemimpinan Suportif Partisipatif Kevikepan Maumere Keuskupan Agung Ende. Lalu dari April 1995 sampai Mei 1997, dia ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah Penanggulangan dan Rehabilitasi Pembangunan Akibat Gempa Bumi 1992 dan Bencana Alam untuk Wilayah Kabupaten Sikka Kevikepan Maumere. Dan dalam rentang waktu 1995-1997 dia menjadi Ketua Penghubung Komisi Kateketik Kevikepan Maumere.
Pada tahun 1997, Romo Ewal tinggalkan Kota Maumere, melanjutkan studi S2 di Universitas Pontifikal Selesian Roma. Empat tahun di sana, dia berhasil meraih gelar dokotor. Tahun 2001 Romo Ewal kembali ke Maumere. Dia dibenum sebagai staf pembina Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret, sampai 2016. Dalam rentang waktu itu, 2004-2015 menjadi doden tidak tetap STFK Ledalero, 2002-2018 sebagai moderator WKRI Kevikepan/Keuskupan Maumere, 2010-2011 Ketua Yayasan Santo Lukas Keuskupan Maumere, dan menjadi Praeses Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret.
Beberapa jabatan dalam lingkup gereja lokal masih dia jabat hingga sekarang. Sejak 2011 Ketua Yayasan Santa Elisbeth Keuskupan Maumere, sejak 2010 anggota Dewan Konsultores Keuskupan Maumere, sejak 2012 Ketua Pelaksana Dewan Imam Keuskupan Maumere, dan sejak 2014 Vikjen Maumere.
Pada 14 Juli 2018, Pemimpin Tahta Suci Vatikan Paus Fransiskus menunjuk Romo Ewal sebagai Uskup Maumere, menggantikan Mgr Gerulfus Kherubim Pareira yang memasuki usia pensiun. Dia pun melirik Lukas 5:4, dan memilih  motto Duc In Altum yang berarti Bertolaklah ke Tempat Yang Dalam.*** (eny)

Berita Terkait

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional
Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan
Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA