Kado Untuk Mama, Juarai Lomba Menulis Cerpen

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 27 September 2018 - 21:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 109 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para juara lomba literasi pose bersama dewan juri, Selasa (25/9), di Aula Mardiwiyata Maumere

Para juara lomba literasi pose bersama dewan juri, Selasa (25/9), di Aula Mardiwiyata Maumere

Maumere-SuaraSikka.com: Christine Ratu Azalia Kero, siswi Kelas XII MIPA C SMAK Frateran Maumere tampak gembira dan bangga. Cerpennya berjudul Kado Untuk Mama berhasil menjuarai Lomba Menulis Cerpen dalam rangka memperingati Hari Baca Nasional dan Lomba Literasi.
Perlombaan ini diikuti 50 peserta sekolah menengah tingkat atas, terdiri dari 45 pelajar SMAK Frater Maumere dan 5 pelajar SMA Maria Bunda Segala Bangsa (BSB) Maumere. Christine Raru Azalia Kero memperoleh poin tertinggi yakni 248. Dia unggul 5 angka dari pesaing terdekat Abdon Oktavianus Bhoko, siswa Kelas X MIPA A yang menulis cerpen berjudul Pohon Yang Memberi Kehidupan.
Tiga juri pada Lomba Menulis Cerpen yaitu Walburgus Abulat (Flores Pos), Eugenius Moa (Pos Kupang) dan Vicky da Gomez (SuaraSikka.com) sepakat mendapuk Kado Untuk Mama sebagai pemenang pertama. Cerpen ini memenuhi aspek-aspek penilaian seperti kelengkapan aspek formal, kelengkapan unsur intrinsik, keterpaduan unsur/struktur, dan kesesuaian penggunaan bahasa.
Kado Untuk Mama menceritakan tentang seorang mahasiswa baru bernama Cantika Lestari yang dalam kesibukan mengikuti masa orientasi, tetapi tetap mengingat hari spesial ibunya. Bergabung dalam kelompok seni di kampus itu, Cantika Lestari menunjukan minat bakatnya bermain-main dengan kanvas lukisan. Lukisannya mendapatkan apresiasi dari kawan-kawannya. Pada salah satu sudut lukisan, dia membubuhi tanda tangan dan menuliskan ucapan selamat ualng tahun untuk ibunya.
Christine Raru Azalia Kero membangun dialog yang sederhana pada cerpen yang ditulis tangan itu. Dialog-dialog yang sangat komunikatif, dan mencerminkan bahasa keseharian pelajar sekolah menengah atas yang baru saja tamat. Alur ceritanya sangat terstruktur, dengan bahasa yang mudah dimengerti.
Lomba Menulis Cerpen ini dilaksanakan pada Sabtu (22/9), berlangsung di salah satu ruangan kelas SMAK Frateran Maumere. Peserta diberi durasi waktu selama 90 menit. Peserta tidak membawa referensi apapun, sehingga seluruh cerpen adalah murni karya orisinil.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Selain Lomba Menulis Cerpen, Panitia Pelaksana juga melaksanakan lomba literasi lain seperti Lomba Pojok Baca Kelas, Lomba Reading Contest, dan Lomba Mading 3 Dimensi. Perlombaan ini dilaksanakan selama dua hari berturut-turut, Jumat-Sabtu (21-22/9) dengan dewan juri yang sama.
Pemenang ketiga Lomba Menulis Cerpen adalah Maria Wihelmina siswi Kelas XI MIPA B dengan judul Tidak Semua Emas Dapat Berkilau, pemenang keempat Aura Haya Saputra siswi Kelas XI MIPA B dengan judul Taman Sekolahku, dan pemenang kelima Yohana Patrisia Dede Fao siswi Kelas XII MIPA C dengan judul Jangan Telantarkan Kami.
Lomba Pojok Baca Kelas dimenangkan oleh Kelas XI MIPA C, diikuti berturut-turut Kelas XII MIPA D, Kelas Kelas XI MIPA B, Kelas XII IPS B, dan Kelas XI MIPA A. Lomba Reading Contest dimenangkan Kelas XII MIPA D, disusul BSB Tim 2, Kelas XII IPS B, Kelas XII MIPA A, dan Kelas XII Bahasa. Sedangkan Lomba Mading 3 Dimensi dimenangkan Kelas XI MIPA B, Kelas XII MIPA B, Kelas XII MIPA D, Kelas XII IPS B, dan Kelas XI MIPA C.*** (eny)

Berita Terkait

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA