Padma Indonesia Serukan Stop Kriminalisasi Penyidik TPPO

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Oktober 2018 - 22:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 34 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Padma Indonesia Gabriel Goa

Direktur Padma Indonesia Gabriel Goa

Jakarta-SuaraSikka.com: Direktur Lembaga Hukum dan HAM Padma (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian) Indonesia Gabriel Goa menyerukan agar stop melakukan kriminalisasi terhadap penyidik tindak pidana perdagangan orang (TPPO).
Melalui keterangan pers yang diterima media ini, Senin (1/10), Gabriel Goa yang juga adalah Dewan Penasehat Kelompok Kerja Menentang Perdagangan Manusia (Pokja PPM) mengatakan pihaknya terpanggil untuk membela penyidik-penyidik TPPO yang dikriminalisasi.
“Mereka penyidik TPPO sudah bekerja serius dan rela berkorban untuk menangkap dan memroses hukum pelaku dan aktor intelektual TPPO di Indonesia dan khususnya di NTT. Karena itu kami wajib membelanya,” tulis Gabriel Goa.

Berita Terkait:


Sejalan dengan seruan tersebut, Gabriel Goa menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas oknum-oknum yang menjadi backing human trafficking. Dia pun meminta beberapa pihak seperti Komnas HAM, Ombudsman, Kompolnas, dan Komisi III DPR  agar mendesak Kapolri guna membela penyidik TPPO yang dikriminalisasi.
Gabriel Goa juga mendesak Kapolri dan Kapolda NTT agar memberikan penghargaan sekolahdan promosi jabatan kepada semua TPPO, termasuk di NTT, yang telah bekerja keras serta berani mempertaruhkan nyawa dalam mengungkap dan mengusut tuntas jariangan mafia perdagangan orang di NTT.
Khusus untuk di NTT, Gabriel Goa menyoroti kasus TPPO yang terjadi di Kabupaten Sumba Barat. Dia memberikan penghargaan dan proficiat setinggi-tingginya atas kerja keras Polres Sumba Barat yang dipimpin Kanit Tipiter Bripka Marthin Djurumana bersama Satgas TPPO Bareskrim Mabes Polri yang mengungkapkan dan mengusut tuntas serta memroses secara hukum pelaku dan aktor intelektual TPPO terhadap 3 orang korban asal Sumba Barat.
Kasus tindak pidana perdagangan orang terhadap 3 korban di Sumba Bareat ini, kata dia, sudah sampai tahapan P21. Karena itu dia berharap kejaksaan setempat segera melimpahkan ke pengadilan agar kasus ini segera disidangkan guna mendapatkan kepastian hukum.
Gabriel Goa mengimbau kepada semua pihak untuk mengawal proses hukum TPPO di Kejari Sumba Baeart dan Pengadilan Negeri Suymba Barat hingga Mahkamah Agung. Pengawalan dimaksudkan agar jaksa penuntut umum dan hakim bekerja secara profesional.*** (eny)
Baca Juga :  4 Unit HP Milik BNI Maumere, Melayang di Semarak Ultah Yapenthom

Berita Terkait

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta
Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi
NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD
Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim
Lolos ke Fase Gugur, Persami Maumere Belum Meyakinkan
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA