Moratorium TKI, Padma Indonesia: Suburkan Perdagangan Orang

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 7 September 2018 - 17:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 26 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Padma Indonesia Gabriel Goa

Direktur Padma Indonesia Gabriel Goa

Jakarta-SuaraSikka.com: Rencana Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melakukan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTT ke luar negeri, mendapat reaksi keras. Lembaga Padma (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian) Indonesia berpendapat rencana tersebut justeru akan menyuburkan perdagangan orang di NTT.
Direktur Padma Indonesia Gabriel Goa mengaku kaget dengan rencana Gubernur NTT yang baru dilantik Presiden Jokowi pada Rabu (5/9). Dia mengikuti pernyataan Viktor Laiskodat melalui pemberitaan di salah satu media nasional, termasuk yang diberitakan media ini.
Gabriel Goa mengingatkan Gubernur NTT agar tidak terburu-buru melakukan moratorium pengiriman TKI asal NTT, apalagi jika tanpa evaluasi menyeluruh terkait kebijakan Pemerintah Propinsi NTT dalam mempersiapkan sumber daya manusia NTT yang akan menjadi pekerja migran Indonesia ke luar negeri.
“Justeru kebijakan moratorium pengiriman TKI asal NTT ke luar negeri, akan menyuburkan perdagangan orang di NTT,” seru Gabriel Goa kepada media ini, Jumat (7/9).
Dia menguraikan beberapa fakta kebijakan moratorium pengiriman TKI ke luar negeri. Gabriel Goa mencontohkan moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi yang dilakukan Menteri Tenaga Kerja, justeru menyuburkan mafia perdagangan orang ke Arab Saudi melalui jalur umroh. Selain itu, sebutnya, moratorium pengiriman TKI yang dilakukan Bupati Timor Tengah Utara (TTU), juga menyuburkan mafia perdagangan orang di TTU melalui jalur ilegal.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS

Terhadap konteks ini, Padma Indonesia mendesak Gubernur NTT untuk membangun balai latihan kerja (BLK) yang standar internasional dan layanan terpadu satu atap (LTSA) di berbagai daerah di NTT. Gabriel Goa mengusulkan dibangun di Tambolaka untuk melayani TKI asal Pulau Sumba, di Kupang untuk melayani TKI asal Pulau Timor, Semau, Rote Ndao dan Sabu Raijua, juga di Maumere untuk melayani TKI asal Flores, Lembata, dan Alor.
Sejalan dengan maksud baik Gubernur NTT, Padma Indonesia mendorong Pemerintah Propinsi di bawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef Nae Soi untuk segera membangun industri-industri di NTT. Kebijakan dan terobosan tersebut, hemat Padma Indonesia, dapat membuka lapangan pekerjaan sebanyak mungkin, sehingga bisa mencegah tindakan perdagangan orang.
Gabrel Goa mengatakan Padma Indonesia memberikan dukungan penuh kepada pimpinan pemerintahan propinsi yang baru. Dan karena itu pihaknya mendesak Gubernur NTT menertibkan mafia HGU berkedok investasi garam di NTT. Padma Indonesia berpendapat pola mafia ini dilakukan untuk merampok hak-hak ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat adat di Flobamora.
Sebelumnya, sehari setelah dilantik, Viktor Bungtilu Laiskodat memberikan pernyataan akan melakukan moratorium pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) asal NTT ke luar negeri. Komitmen ini pun tidak main-main. Dia berjanji akan berangkat ke Malaysia untuk mengajak TKI asal NTT kembali pulang membangun NTT. Dia meyakini akan memberikan tempat kerja yang tepat kepada TKI yang pulang.*** (eny)

Berita Terkait

Kondisi Sikka Saat Ini, Simak Konflik Pendapat Mahasiswa Hukum Unipa Maumere
Komitmen Perjuangan Partai Golkar Sikka untuk Guru, Bertindak Lokal, Berpikir Nasional
837 Orang Muda Katolik dari 9 Keuskupan, Ramaikan Nusra Youth Day III di Maumere
Bupati Sikka Diingatkan Jangan Gegabah Terapkan Pergub Pembatasan BBM Bersubsidi
Mahasiswa Unipa Maumere Kritik Gubernur NTT: Hak Subsidi Rakyat Jangan Dikorbankan Demi Pajak!
Selvin Ratu Ludji, Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Tembus Level Propinsi OSN Bidang IPS
Polres Sikka Bantah Tudingan Oknum Polisi Minta Uang Tebusan BBM
Sebut Gubernur NTT Malas, PMKRI Maumere Soroti Kebijakan Larangan Penggunaan BBM Bersubsidi

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:04 WITA

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:33 WITA

Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat

Senin, 29 Juni 2026 - 21:31 WITA

Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Minggu, 31 Mei 2026 - 07:38 WITA

PSG Juara Liga Champions 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito memberikqn keterangan kepada wartawan usai menggelar Public Expose Laporan Pengelolaan Program dan Laporan Keuangan BPJS Kesehatan Tahun 2025, Kamis (2/7)

Nasional

Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat

Kamis, 2 Jul 2026 - 17:04 WITA