Buntut Ratna Berbohong, Prabowo Minta Maaf

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 4 Oktober 2018 - 22:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 13 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers untuk menyampaikan permintaan maaf, Rabu (3/10)

Calon Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers untuk menyampaikan permintaan maaf, Rabu (3/10)

Jakarta-SuaraSikka.com: Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, buru-buru menyampaikan permintaan maaf. Langkah itu dilakukan buntut dari pengakuan Ratna Sarumpaet yang telah berbohong mengalami penganiayaan.

“Saya atas nama pribadi dan pimpinan tim kami ini, kami minta maaf kepada publik bahwa saya telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum diyakini kebenarannnya,” kata Prabowo dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (3/10) malam.

Sebelumnya, setelah mendengar penjelasan Ratna, Prabowo merespons cepat dengan menggelar jumpa pers pada Selasa (2/10) malam. Dia mengecam dugaan penganiayaan terhadap anggota badan pemenangan Prabowo-Sandiaga itu. Prabowo mengatakan, dia memercayai apa yang disampaikan kepadanya. Dia mengaku terusik dan kuawatir saat melihat kondisi Ratna Sarumpaet.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Berita Terkait:


“Mengaku pada kami dianiaya dan kami lihat sendiri bekas dan sebagainya. Akibat itu yang kami merasa sangat terusik, kuaatir, karena itu kami sampaikan pada jumpa pers tadi malam,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra sebagaimana dikutipmdari kompas.com.

Baca Juga :  NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Menurut Prabowo, setelah memberikan keterangan malam tadi, timnya mendapatkan laporan dan cerita dengan versi berbeda. Kemudian, Ratna Sarumpaet sendiri menelepon tim pemenangan Prabowo-Sandiaga dan menyampaikan permintaan maaf.

“Ibu Ratna Sarumpaet telepon tim kami minta maaf dan tulis surat kepada saya, minta maaf. Beliau mengaku bahwa beliau berbohong,” kata dia.

Di akhir pernyataannya, Prabowo mengungkapkan, bahwa yang dilakukannya dengan memberikan pernyataan tadi malam tidak salah, tetapi terlalu terburu-buru.

“Saya tidak merasa berbuat salah, tapi saya akui saya grusa-grusu (bahasa jawa: terburu-buru). Tim saya ini baru, baru belajar. Tapi tidak ada alasan kalau kita salah, kita akui salah,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, pada Rabu (3/10) sore, Ratna Sarumpaet mengakui bahwa dia tidak pernah dianiaya atau dikeroyok di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada 21 September 2018. Dia membantah kabar serta pernyataan sejumlah tokoh yang menyebut dia dianiaya hingga wajahnya lebam.

Baca Juga :  Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya

“Jadi tidak ada penganiayaan, itu hanya cerita khayal entah diberikan oleh setan mana ke saya, dan berkembang seperti itu,” ujar Ratna di kediamannya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan.

Ratna mengatakan, pada 21 September 2018 dia mendatangi salah satu rumah sakit bedah di Jakarta Pusat untuk operasi sedot lemak. Atas perbuatannya, Ratna Sarumpaet meminta maaf kepada Prabowo dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais yang juga telah membelanya dalam hal ini.

Ratna Sarumpaet yang merupakan anggota Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, turut meminta maaf kepada tim pemenangan. Dia mengaku telah melukai hati tim dengan membuat kebohongan.*** (eny)

Berita Terkait

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN
Sambut HUT ke-81 RI, Asosiasi Penambang Nikel Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral demi Wujudkan Negara Adidaya
Jadi Tersangka 3 Kasus Korupsi, Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Ditahan
Program JKN Makin Kuat, Cetak SDM Sehat untuk Indonesia Hebat
Presiden Prabowo Ingatkan Pentingnya Legitimasi Institusi Polri
Putusan MK: Kepala Daerah Tetap Dipilih Rakyat
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
PSG Juara Liga Champions 2026

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:55 WITA

Lomba Paket Pelang HUT Yapenthom, Sebuah Kiat Mewariskan Tradisi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:42 WITA

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:57 WITA

Dua Tim Ngada Takluk di Kaki Malaka, Kini Manu Meo Siap Gebuk BMP Flotim

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:04 WITA

Pergi dengan Tekad, Pulang Bawa Berkat, SMKS Yohanes XXIII Maumere di Tingkat Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:24 WITA

Kembali dari LKS Tingkat Nasional, Duta Prestasi SMKS Yohanes XXIII Maumere Dapat Beasiswa Pendidikan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:09 WITA

Ribuan Guru, Pelajar, dan Alumni Ramaikan Jalan Sehat HUT ke-79 Yapenthom

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:38 WITA

Free Fire HUT Yapenthom Bikin Seru dan Tegang, Teriakan Booyah Menggelegar

Berita Terbaru

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito melaunching Program NADI JKN, Selasa (4/8) di Jakarta

Nasional

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Sabtu, 8 Agu 2026 - 06:33 WITA

Pemain Perss Soe merayakan kemenangan atas Persada Sumba Barat Daya, Jumat (7/8)

Daerah

Pulangkan Kota Kupang, Sumba Barat Loloskan Soe dan SBD

Jumat, 7 Agu 2026 - 20:42 WITA