Buntut Ratna Berbohong, Prabowo Minta Maaf

1
162
Buntut Ratna Berbohong, Prabowo Minta Maaf
Calon Presiden Prabowo Subianto menggelar konferensi pers untuk menyampaikan permintaan maaf, Rabu (3/10)

Jakarta-SuaraSikka.com: Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, buru-buru menyampaikan permintaan maaf. Langkah itu dilakukan buntut dari pengakuan Ratna Sarumpaet yang telah berbohong mengalami penganiayaan.

“Saya atas nama pribadi dan pimpinan tim kami ini, kami minta maaf kepada publik bahwa saya telah ikut menyuarakan sesuatu yang belum diyakini kebenarannnya,” kata Prabowo dalam konferensi pers di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu (3/10) malam.

Sebelumnya, setelah mendengar penjelasan Ratna, Prabowo merespons cepat dengan menggelar jumpa pers pada Selasa (2/10) malam. Dia mengecam dugaan penganiayaan terhadap anggota badan pemenangan Prabowo-Sandiaga itu. Prabowo mengatakan, dia memercayai apa yang disampaikan kepadanya. Dia mengaku terusik dan kuawatir saat melihat kondisi Ratna Sarumpaet.


Berita Terkait:


“Mengaku pada kami dianiaya dan kami lihat sendiri bekas dan sebagainya. Akibat itu yang kami merasa sangat terusik, kuaatir, karena itu kami sampaikan pada jumpa pers tadi malam,” ujar Ketua Umum Partai Gerindra sebagaimana dikutipmdari kompas.com.

Menurut Prabowo, setelah memberikan keterangan malam tadi, timnya mendapatkan laporan dan cerita dengan versi berbeda. Kemudian, Ratna Sarumpaet sendiri menelepon tim pemenangan Prabowo-Sandiaga dan menyampaikan permintaan maaf.

“Ibu Ratna Sarumpaet telepon tim kami minta maaf dan tulis surat kepada saya, minta maaf. Beliau mengaku bahwa beliau berbohong,” kata dia.

Di akhir pernyataannya, Prabowo mengungkapkan, bahwa yang dilakukannya dengan memberikan pernyataan tadi malam tidak salah, tetapi terlalu terburu-buru.

“Saya tidak merasa berbuat salah, tapi saya akui saya grusa-grusu (bahasa jawa: terburu-buru). Tim saya ini baru, baru belajar. Tapi tidak ada alasan kalau kita salah, kita akui salah,” ujar Prabowo.

Sebelumnya, pada Rabu (3/10) sore, Ratna Sarumpaet mengakui bahwa dia tidak pernah dianiaya atau dikeroyok di kawasan Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada 21 September 2018. Dia membantah kabar serta pernyataan sejumlah tokoh yang menyebut dia dianiaya hingga wajahnya lebam.

“Jadi tidak ada penganiayaan, itu hanya cerita khayal entah diberikan oleh setan mana ke saya, dan berkembang seperti itu,” ujar Ratna di kediamannya di kawasan Kampung Melayu Kecil V, Jakarta Selatan.

Ratna mengatakan, pada 21 September 2018 dia mendatangi salah satu rumah sakit bedah di Jakarta Pusat untuk operasi sedot lemak. Atas perbuatannya, Ratna Sarumpaet meminta maaf kepada Prabowo dan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais yang juga telah membelanya dalam hal ini.

Ratna Sarumpaet yang merupakan anggota Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo-Sandiaga Uno, turut meminta maaf kepada tim pemenangan. Dia mengaku telah melukai hati tim dengan membuat kebohongan.*** (eny)

KOMENTAR

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini